News

Hotel Oakwood PIK Biarkan WNA yang Dikarantina Berkeliaran, Wagub DKI Beri Ancaman Serius

Ariza mengancam bakal mencabut izin usaha hotel Oakwood PIK


Hotel Oakwood PIK Biarkan WNA yang Dikarantina Berkeliaran, Wagub DKI Beri Ancaman Serius
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Akurat.co/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengancam bakal mencabut izin usaha hotel Oakwood, Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara jika masih membiarkan Warga Negara Asing (WNA) yang sedang dikarantina di tempat itu berkeliaran bebas. Ariza mengaku pihaknya tidak main-main dalam menegakkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Hotel itu sudah diberi teguran tertulis setelah sejumlah WNA yang dikarantina dibiarkan bebas beraktivitas bahkan diperkenankan menggunakan fasilitas umum di hotel seperti kolam renang. Teguran itu dilayangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah aktivitas WNA yang dibiarkan bebas berenang viral di media sosial.

"Teguran ada tahapannya, mulai dari teguran, tertulis sampai dengan sanksi pencabutan izin," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan,  Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021).

Dengan adanya kejadian itu, Ariza mengatakan pihaknya bakal memperketat pengawasan, mengingat varian baru virus Covid -19 di berbagai negara juga tengah merajalela. Pemerintah Provisi DKI Jakarta  mengambil langkah antisipasi yang lebih dini.

Ariza mengatakan, pengawasan itu tidak hanya difokuskan di hotel karantina ini, namun di pintu keluar masuk Jakarta seperti pelabuhan dan bandara juga bakal diperketat. Jika ada WNA atau WNI yang baru datang dari luar negeri langsung diobservasi dan dikarantina selama dua pekan.

"Pengawasan tentu harus ditingkatkan apalagi mendekati hari raya Idul Fitri lebaran, ada peningkatan intensitas mobilitas Interaksi yang dapat menyebabkan kerumunan, tentu pengawasan harus ditingkatkan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang sedang menjalankan masa karantina di Hotel Oakwood PIK, Jakarta Utara, dibiarkan bebas berkeliaran di area hotel. Parahnya lagi, WNA itu juga dibebaskan menggunakan fasilitas hotel yang dipakai pengunjung lain, di antaranya adalah fasilitas kolam renang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya telah memberikan teguran tertulis kepada pengelola hotel setelah kejadian itu viral di media sosial. 

"Dengan ini, kepada usaha saudara diberikan sanksi tertulis," demikian bunyi surat teguran yang ditandatangani Gumilar Ekalaya dikutip AKURAT.CO pada Jumat (30/4/2021).

Dalam surat itu, Gumilar menebar ancaman akan menutup sementara hotel tersebut dijaka WNA yang dikarantina dibiarkan bebas berkeliaran tanpa memperdulikan penerapan protokol kesehatan. 

"Selanjutnya, apabila ditemukan pelanggaran perlindungan kesehatan masyarakat yang terulang, maka akan dilakukan penghentian sementara kegiatan selama tiga hari dengan pemasangan segel pada pintu," tegasnya.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co