Entertainment

Hirup Udara Bebas, Anji Kritisi Program Rehabilitasi Indonesia

Pengalaman hidupnya selama menjadi rehabilitas ia bagikan di laman YouTube Deddy Corbuzier


Hirup Udara Bebas, Anji Kritisi Program Rehabilitasi Indonesia
Penyanyi Anji (AKURAT.CO/Rani Ayu Utami)

AKURAT.CO  Musisi Tanah Air, Anji ex-Drive, akhirnya dapat menghirup udara bebas usai menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Pengalaman hidupnya selama menjadi rehabilitas ia bagikan di laman YouTube Deddy Corbuzier. Dalam kesempatan tersebut, Anji mengungkapkan beberapa hal sudut pandangnya terkait program-program di rehabilitas tersebut.

"Tapi memang sistem rehab di Indonesia tuh buat gua ada beberapa hal yang perlu dikritisi," ungkap Anji mengawali pendapatnya.

Anji mengungkapkan bahwa tak ada yang salah dengan program rehabilitas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa program di tempat rehabilitasnya, menitikberatkan pada kedisiplinan, yang mana itu tak ada yang salah.

"Ya, (kedisiplinan) oke. Cuman sebenernya, harusnya, yang dititikberatkan adalah pemulihannya," ungkap Anji.

Hirup Udara Bebas, Anji Kritisi Program Rehabilitasi Indonesia - Foto 1
Anji di Podcast Deddy Corbuzier   YOUTUBE.COM/Deddy Corbuzier

Lebih lanjut, Anji menerangkan bahwa pengalamannya selama menjalani rehabilitasi di RSKO. Ia mengakui bahwa aktivitas yang diberikan amat menjunjung tinggi kedisiplinan.

"Jadi kedisiplinan kayak gini misalnya, jadi pendekatannya lebih banyak, kita tuh pake namanya TC, therapeutic community. Jadi memang menyembuhkannya itu dengan keluarga, kami menyebutnya family. Kalau misalnya pagi tuh kita meeting, meeting pagi Mas, pake kemeja. Terus nanti kita ngomongin kebersihan rumah, bagaimana kita jaga kebersihan rumah, terus kita ada sesi di mana, kita saling memeriksa kamar, rapi-rapian. Itu bagus sih, untuk membentuk kedisiplinan diri," papar Anji.

"Proses penyembuhannya dimana?" sambung Deddy Corbuzier.

"Nah itu dia yang kurang menurut gue, harusnya memang konselingnya (lebih banyak). Ada, cuman porsinya kurang," kritik Anji.