Ekonomi

HIPMI Pede Vaksin COVID-19 Beri Sentimen Positif Bagi Ekonomi Nasional

Bos HIPMI meyakini vaksin COVID-19 yang tersedia gratis bagi masyarakat dapat berikan sentimen positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional


HIPMI Pede Vaksin COVID-19 Beri Sentimen Positif Bagi Ekonomi Nasional
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Mardani H Maming masa bakti 2019-2022 pada Munas HIPMI XVI ditemui usai pelantikan di Jakarta

AKURAT.CO, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H. Maming mengklaim vaksin COVID-19 yang akan tersedia gratis bagi masyarakat akan dapat memberikan sentimen positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya siap yang pertama divaksin untuk mendukung program pemerintah. Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Presiden, untuk bisa menghadirkan vaksin untuk seluruh rakyat Indonesia. Hal ini adalah bentuk nyata dari pemerintah untuk bisa memberikan kesehatan dan kepastian untuk seluruh rakyat Indonesia. Kami yakini program ini akan menjadikan sentimen positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kita," tuturnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Mardani meyakini, pemberian vaksin bisa mempercepat Indonesia melawan COVID-19 sehingga diharapkan akan dapat mempercepat pemulihan Indonesia di berbagai sektor terutama dalam sektor ekonomi.

"Pertumbuhan ekonomi akan bisa segera pulih dan meminimalisir angka pengangguran akibat terjadinya pandemi," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Mardani mengatakan Hipmi akan mendukung program pemberian vaksin COVID-19 dengan vaksinasi di awal bagi seluruh pengusaha yang tergabung di organisasi tersebut.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan vaksin COVID-19 karena pemerintah akan memastikan vaksin yang akan diberikan aman dan tidak memberikan efek lain yang membahayakan.

"Prinsipnya kami menginstruksikan seluruh anggota BPD Hipmi dan BPC Hipmi se-Indonesia mengikuti anjuran pemerintah. Karena ada sejumlah masyarakat yang termakan isi hoax tentang vaksin. Kami justru bantu meluruskan dan meyakini bahwa vaksin yang ada Insya Allah itu sudah teruji," pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan program vaksinasi COVID-19, yang akan dimulai di awal 2021, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat mengenai proses pemulihan dari pandemi COVID-19. Dengan begitu, masyarakat akan mendapatkan kembali rasa aman dan akan meningkatkan konsumsi rumah tangga,

Aliran investasi juga diyakini Presiden akan lebih deras karena penerapan Undang-Undang Cipta Kerja. Hingga akhir 2020, kinerja ekspor sudah membaik. Terlebih, di 2021 kinerja ekspor juga akan kembali meningkat, di antaranya karena penerapan keringanan bea masuk untuk ekspor Indonesia ke AS setelah perpanjangan kerja sama Generalized System Preferences.

Presiden juga menjelaskan Indonesia akan memiliki pengelola investasi atau Indonesia Investment Authority yang bekerja seperti lembaga Sovereign Wealth Fund. Lembaga ini akan mengelola sumber pembiayaan pembangunan yang berbasis penyertaan modal atau ekuitas bukan pinjaman.

“Ini akan menyehatkan ekonomi kita, BUMN-BUMN kita, terutama di sektor infrastruktur dan di sektor energi,” tukasnya.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co