Lifestyle

Hindari Mitos Soal Tumbuh Kembang Anak, Yuk Lebih Kritis Bun!

Orang tua sering kali mendapatkan beragam informasi tentang membesarkan anak. Sayangnya, ada banyak informasi yang salah alias mitos belaka


Hindari Mitos Soal Tumbuh Kembang Anak, Yuk Lebih Kritis Bun!
Ilustrasi - Mitos dalam tumbuh kembang anak (UNSPLASH)

AKURAT.CO, Orangtua sering kali mendapatkan beragam informasi tentang membesarkan anak. Sayangnya, ada banyak informasi yang salah alias mitos belaka. Misalnya,  anak dilarang menggunakan tangan kiri untuk melakukan aktivitas kesehariannya. Pasalnya, penggunaan tangan kanan ini dianggap lebih ‘baik dan sopan’ dibandingkan tangan kiri.

Menurut Dokter spesialis anak, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, hal tersebut sebenarnya bukanlah masalah karena anak butuh memiliki keseimbangan otak kiri dan kanan 

"Ini harus distimulasi terus. Kalau kita menahan dia untuk menggunakan tangan kirinya, maka otak kanannya akan terhambat perkembangannya," ujar dr. Mesty kepada AKURAT.CO dalam webinar Tentang Anak pada Jumat (26/11/2021).

Bukan hanya itu saja, para orang tua juga kerap melarang anak memasukkan tangan ke mulut. Sampai usia dua tahun, anak masih sering memasukkan tangannya ke dalam mulut untuk merasa nyaman. Dokter Mesty mengingatkan bahwa itu tidak perlu dilarang karena memasukkan tangan ke mulut adalah salah satu bentuk soothing. 

Pada saat anak memasukkan tangannya ke mulut, Bunda sebaiknya mencari tahu apa penyebabnya. Orang tua harus memahami apa yang dibutuhkan anak saat itu, apakah ada sesuatu yang tidak terpenuhi atau yang membuatnya merasa tidak nyaman.

"Kita harus observasi, kita harus memahami apa sih sebenarnya kebutuhan anak ini yang tidak terpenuhi dan apa yang membuatnya tidak nyaman dan itu yang harus diatasi," katanya.  

Mitos terakhir adalah soal penggunaan baby walker. Hingga saat ini masih banyak orang tua menganggap bahwa baby walker bisa membantu anak untuk lebih cepat berjalan. Faktanya, alih-alih membantu, baby walker dapat menyebabkan fungsi kaki tidak optimal karena otot anak tidak terlatih. Baby walker sendiri tidak direkomendasikan di seluruh dunia, sebab menyebabkan banyak kecelakaan pada anak.

"Selain bahaya, itu juga menyebabkan fungsi kakinya menjadi tidak natural dan akhirnya menjinjit dan posisi jalannya mungkin tidak seoptimal yang tidak pakai baby walker walaupun tidak semua anak mengalami itu," kata dr. Mesty.

Itulah beberapa mitos seputar tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, yuk, lebih kritis dan cermat dalam menerima informasi apapun![]