Lifestyle

Hindari! Ini 5 Olahraga yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Aktif secara fisik dan berolahraga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi ibu dan bayinya


Hindari! Ini 5 Olahraga yang Dilarang Untuk Ibu Hamil
Ilustrasi - Olahraga yang dilarang untuk ibu hamil (iSTOCK)

AKURAT.CO Banyak orang masih salah paham bahwa ibu hamil tidak boleh berolahraga. Tetapi penelitian telah membuktikan bahwa tetap aktif secara fisik dan berolahraga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi ibu dan bayinya. Ini dapat membantu kamu tetap bugar, memperbaiki postur tubuh, serta membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan untuk persalinan. Bahkan, aktivitas fisik juga terbukti bisa mencegah diabetes gastasional dan menghilangkan stres selama kehamilan. 

"Olahraga melancarkan peredaran darah. Sehingga, ibu hamil bisa lebih mudah tidur di malam hari, tak terlalu stres, dan bonus lainnya, tubuh yang sehat jadi modal kuat mempersiapkan kelahiran," kata Elana Pearl Ben-Joseph, MD, dilansir Kids Health pada Kamis (21/10/2021).

American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan aktivitas fisik dengan durasi minimal 30 menit, atau 150 menit setiap minggu, kecuali jika memiliki komplikasi medis.

Namun, tidak semua jenis olahraga boleh dilakukan ketika hamil, apabila kandungan masih berusia muda. Berikut AKURAT.CO uraikan olahraga yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil: 

Diving

Meskipun olahraga renang direkomendasikan untuk ibu hamil, namun berbeda dengan diving. Pada kamu melakukan diving, perubahan tekanan di dalam laut akan menyebabkan janin mengalami risiko penyakit dekompresi. Gas nitrogen juga dapat masuk ke aliran darah janin. Ini tentu bisa meningkatkan risiko keguguran dan risiko bayi lahir cacat.

Bersepeda

Meskipun tampak mudah, bersepeda termasuk dalam olahraga yang berbahaya untuk ibu hamil. Pasalnya, ada beberapa risiko yang tidak boleh diabaikan begitu saja, seperti kelelahan dan hilang keseimbangan alias jatuh. Jika kamu sampai terjatuh, itu tentu bisa berisiko pada janin. 

Tinju