News

Hindari Ebola, Arab Saudi Hentikan Visa Haji untuk Kongo, Guinea, Sierra Leone, dan Liberia

Hindari Ebola, Arab Saudi Hentikan Visa Haji untuk Kongo, Guinea, Sierra Leone, dan Liberia
Jamaah haji tiba di luar Masjid Namira untuk melaksanakan ibadah wukuf, di luar kota suci Mekah, Arab Saudi 20 Agustus 2018. Jutaan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Arafah untuk menunaikan ibadah wukuf, bagian dari rukun haji. (REUTERS/Zohra Bensemra )

AKURAT.CO, Arab Saudi melarang masuk pelancong yang datang dari Kongo karena khawatir Ebola dapat menyebar selama musim Haji. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arab Saudi. Pihaknya mendasari langkahnya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu yang menyatakan wabah Ebola di Kongo sebagai masalah darurat kesehatan publik internasional.

“Pemberian visa kedatangan untuk orang yang masuk dari Kongo telah dihentikan, untuk kebaikan jemaah haji,” papar pernyataan Kemlu Saudi, dilansir Al Jazeera.

Belum jelas berapa banyak pemrohonan calon jemaah haji asal Kongo yang terpengaruh keputusan itu. Sekitar 3 persen populasi Kongo beragama Islam menurut survei oleh Grup Riset Kongo yang berbasis di New York. Warga dari sub Sahara Afrika itu mencakup 10 persen dari lebih dua juta jemaah haji tahunan yang datang ke Mekah.

baca juga:

Langkah Arab Saudi dilakukan meski WHO menyatakan bahwa negara mana pun tak perlu menutup perbatasan atau melakuan pembatasan perbatasan untuk perjalanan dan perdagangan karena Ebola. WHO juga meminta semua negara di Afrika dan penjuru dunia tidak panik dalam merespons keputusan itu.

Wabah Ebola telah menewaskan lebih dari 1.700 orang sejak Agustus, menurut Kementerian Kesehatan Kongo. Ini merupakan wabah Ebola terburuk kedua dalam sejarah.

Arab Saudi juga menutup sebagian perbatasan untuk para pelancong karena khawatir Ebola yang telah menewaskan lebih dari 11.300 orang di Afrika Barat pada 2014-2016. Arab Saudi saat ini juga menghentikan visa jemaah dari Guinea, Sierra Leone, dan Liberia yang merupakan tiga negara yang paling terkena dampak terburuk Ebola.[]