Lifestyle

Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Mewarnai Rambut di Rumah

Mengecat rambut di rumah suka gagal bahkan menyebabkan kulit kepala gatal terbakar. Berikut kesalahan-kesalahan yang harus dihindari saat mengecat rambut


Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Mewarnai Rambut di Rumah
Potret dari member Twice, yakni Tzuyu dengan warna rambut yang terang. (Instagram/twicetagram)

AKURAT.CO, Selama pandemi Covid-19, banyak orang disarankan untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, salah satunya melakukan perawatan rambut di salon. Sebab, menanta rambut harus harus dilakukan dalam jarak dekat.

Alhasil, kamu harus melakukan penataan rambut, salah satunya mengecat rambut sendiri di rumah.

Namun, mengecat rambut di rumah kadang gagal, bahkan menyebabkan kulit kepala gatal dan terbakar karena sering ada kesalahan-kesalahan kecil.

Berikut kesalahan-kesalahan yang harus kamu hindari saat mengecat rambut, yang dikutip dari berbagai sumber.

Keramas sebelum mewarnai rambut

Sebelum proses pewarnaan rambut, sebaiknya kamu jangan berkeramas. Sebab, pewarna rambut tidak bisa menghasilkan warna yang maksimal pada rambut yang bersih.

Oleh karena itu, setelah mencuci rambut, berikan jeda dua hari untuk melakukan proses pewarnaan rambut. Lalu, kandungan minyak pada rambut dan kulit kepala pun tercukupi karena adanya jeda saat mengeramas bisa melindungi rambut dari kerasnya zat pewarna rambut itu.

Memilih warna rambut yang tidak cocok di kulit

Untuk yang baru mewarnai rambut, kamu harus lebih hati-hati dalam memilih warna yang tepat. Sebab, warna yang ada di kemasan seringkali akan menghasilkan warna yang berbeda saat sudah dicoba. Apalagi kalau kamu memiliki intensitas warna rambut hitam pekat.

Tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan hairstylist yang sudah sering menangani rambutmu secara daring atau mencari tahu di intenet, mengenai warna rambut apa yang cocok untuk kulitmu.

Mengaplikasikan pewarna rambut di kulit kepala

Kebiasaan buruk saat mewarnai rambut adalah ketika mengaplikasikan pewarna bukan di helaian rambut tetapi malah di kulit kepala. Alhasil, gejala alergi seperti kemerahan dan gatal bisa dirasakan kalau kulit kepalamu sensitif.

Oleh karena itu, berikan jarak sekitar 5 cm dari kulit ke akar rambut yang dapat dilihat melalui cermin, agar bisa melihat dengan jelas saat mengaplikasikan pewarna.

Terlalu sering mewarnai rambut

Sudah terbiasa mewarnai rambut di rumah bukan berarti kamu bisa sering gonta-ganti warna rambut. Sebab, mengecat rambut terlalu sering tanpa jeda akan membuat rambut menjadi lebih mudah patah, kusam bahkan kasar. 

Menurut para ahli, mengganti warna rambut tidak boleh dilakukan kurang dari satu bulan. Kalau ingin mewarnai rambut lagi, pastikan menggunakan produk yang pernah dipakai untuk menghindari terjadinya alergi.[]