News

Hilang Saat Latihan Penembakan Senjata Strategis TNI AL, Ini Peran dan Fungsi KRI Nanggala-402

Kapal selam bikinan Jerman itu hilang kontak setelah menerima perintah peluncuran otoritasi penembakan.


Hilang Saat Latihan Penembakan Senjata Strategis TNI AL, Ini Peran dan Fungsi KRI Nanggala-402
Kapal Selam Nanggala-402

AKURAT.CO, Kapal Selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali Utara ketika sedang latihan penembakan senjata strategis TNI AL. Kapal selam bikinan Jerman itu hilang kontak setelah menerima perintah peluncuran otoritasi penembakan torpedo. 

Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan menjelaskan, KRI Nanggala-402 punya peran yang sangat strategis dalam latihan itu, dia berperan melakukan penembakan torpedo Surface and Underwater Target (SUT). Sementara itu  KRI Hiu-634 dan KRI Layang-635 yang akan melaksanakan penembakan rudal C-802.

"Dalam pelaksanaan inti latihan penembakan kali ini ada tiga KRI yang memainkan peran utama, yakni KRI Nanggala-402 yang akan melaksanakan penembakan torpedo SUT  Kepala Latihan dan kepala perang serta KRI Hiu-634 dan KRI Layang-635 yang akan melaksanakan penembakan rudal C-802 di Laut Bali. Namun sejumlah KRI, pesawat udara, dan helikopter juga ikut terlibat," kata Sudihartawan kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Dia menyebut, latihan penembakan senjata strategis TNI AL ini merupakan salah satu upaya meningkatkan profesionalisme prajurit sehingga selaras dengan kemajuan dan perkembangan teknologi alutsista yang semakin terus berkembang.

Sementara itu, Kapuspen TNI, Mayjen Achmad Riadi menceritakan kronologi hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402 itu.

Dia menuturkan, komunikasi terakhir dengan kapal selam itu terjadi pada pukul 04.25 WIB ketika latihan tempur sedang berlangsung.

"Peluncur torpedo nomor delapan yang merupakan komunikasi terakhir dengan KRI nanggala pada pukul 04.25, saat komandan gugus tugas latihan akan memberikan otoritasi penembakan torpedo di situlah komunikasi dengan KRI nanggala terputus," kata Riadi dalam jumpa pers yang digelar pada Kamis (22/4/2021).

Sebelum putus kontak dan menghilang sampai sekarang, kapal selam buatan Jerman itu sempat melakukan aktivitas penyelaman  di sekitar area latihan tempur. Aktivitas itu diketehui terjadi pada pukul  03.46 WIB.

"Kemudian pada 04.00 melaksanakan penggenangan peluncur torpedo nomor delapan," tuturnya.

Hingga kini keberadaan KRI Nanggala-402 masih belum diketahui dan dinyatakan  masih hilang, TNI Angkatan Laut mengerahkan seluruh kekuatannya  untuk melakukan  pencarian kapal selam  ini.

"Pihak TNI AL sudah mengerahkan berbagai KRI untuk membantu pencarian dan untuk memastikan keadaan yang sebenarnya dari KRI Nanggala," tuntasnya.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu