News

Hilang 50 Tahun, Patung Dewi Hindu Abad 12 Seharga Rp3 Miliar Ditemukan di AS

Patung kuno dari abad ke-12, yang dicuri dari India pada 1971 atau 51 tahun lalu, berhasil dilacak hingga diketahui berada di New York, Amerika Serikat.

Hilang 50 Tahun, Patung Dewi Hindu Abad 12 Seharga Rp3 Miliar Ditemukan di AS
Patung dewa Parwati pertama kali dilaporkan hilang dari kuil Nadanapureshwarar Sivan pada tahun 1971 (Kepolisian Tamil Nadu)

AKURAT.CO  Sebuah patung kuno dari abad ke-12, yang dicuri dari India pada 1971 atau 51 tahun lalu, berhasil dilacak hingga diketahui berada di New York, Amerika Serikat (AS).

Polisi mengungkap perkembangan itu, mengatakan bahwa patung tersebut dulunya diambil dari sebuah kuil dari negara bagian Tamil Nadu. Pihak berwenang mengatakan bahwa patung tersebut, yang menggambarkan dewi Hindu Parwati, ditemukan di Rumah Lelang Bonhams cabang New York.

Bonhams sendiri dikenal sebagai rumah lelang internasional milik swasta yang berkantor pusat di London, Inggris.

baca juga:

Petugas dari divisi pencarian artefak, dari Tamil Nadu, telah menyiapkan surat-surat untuk membawa patung itu kembali.

Selama beberapa tahun terakhir, India diketahui telah meningkatkan upaya untuk membawa kembali patung-patung dewa dan artefak lain yang dicuri atau diselundupkan dari kuil.

Pada bulan Februari, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa sejak 2014, ada 'lebih dari 200 patung dewa berharga' yang berhasil dipulangkan kembali ke India.

Inggris juga telah mengembalikan tiga patung perunggu yang dicuri dari sebuah kuil di Tamil Nadu. Patung-patung itu diserahkan ke pemerintah India pada 2020 lalu, atau lebih dari 40 tahun setelah insiden pencurian terjadi.

Salah satu karya paling menakjubkan yang dikembalikan dalam beberapa tahun terakhir adalah patung perunggu Nataraja, atau dikenal juga sebagai patung dewa Siwa Menari. Patung itu, yang dihargai USD5,1 juta (Rp75,7 miliar), berusia lebih dari 900 tahun dan telah dibeli oleh Galeri Nasional Australia pada 2008.

Patung dewa Parwati, yang baru-baru ini ditemukan, sementara itu, dilaporkan hilang untuk pertama kalinya, dari Nadanapureshwarar Sivan pada tahun 1971.

Investigasi atas pencurian patung tersebut dimulai pada 2019 setelah seorang wali kuil mengajukan pengaduan ke polisi. Penyelidikan kemudian diambil alih oleh Sayap Patung Dewa (Idol Wing) dari kepolisian Tamil Nadu, yang bertugas melacak artefak yang hilang.

Patung itu, yang memiliki tinggi sekitar 52 cm, menjadi salah satu dari lima patung dewa yang hilang dari kuil tersebut.

Menurut polisi, patung itu nilainya mencapai USD212.575 (Rp3,1 miliar). Patung ini menunjukkan dewi Parwati dalam posisi berdiri, dengan cincin mahkota emas menumpuk di atas satu sama lain.

Pola pada mahkota juga tersirat di kalung, gelang lengan, ikat pinggang hingga garmen, kata deskripsi polisi.

"Patung itu adalah bukti kejeniusan teknis dari si seniman, melambangkan estetika yang percaya diri dan estetika kanon yang dihormati dari kerajaan Chola," kata Idol Wing dalam sebuah pernyataan. Kerajaan Chola memerintah bagian terakhir India selatan dari abad ke-10 hingga abad ke-13.

Polisi telah meminta pendapat seorang ahli untuk membandingkan foto patung tersebut dengan foto yang dijual di Rumah Lelang Bonhams.

"Oleh karena itu, kami berhak mengeklaim kepemilikan patung tersebut karena India adalah pihak dalam Konvensi Warisan Dunia UNESCO 1972," kata kepolisian, dikutip dari BBC.

Bonhams belum mengeluarkan pernyataan.[]