News

Hidayat NW ke Susaningtyas: Apakah OPM Berbahasa Arab?

Tindakan terorisme tidak mengenal bahasa


Hidayat NW ke Susaningtyas: Apakah OPM Berbahasa Arab?
Hidayat Nur Wahid-Susaningtyas Nefo Handayani/Net ()

AKURAT.CO, Pernyataan pengamat intelijen dan militer Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati memantik beragam tanggapan. 

Nuning, biasa ia disapa, menyebut bahasa Arab sebagai salah satu ciri teroris.

Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid misalnya, mempertanyakan hubungan menguasai bahasa Arab dengan menjadi teroris. 

Menurutnya terorisme tidak mengenal bahasa.

"Memperbanyak Bahasa Arab disebut sebagai salah satu ciri penyebaran terorisme, bisa jadi "teror" terhadap Pancasila yang banyak ungkapannya diserap dari bahasa Arab seperti adil (sila ke 2 dan 5), rakyat (sila 4 dan 5), adab, hikmat, musyawarat, wakil," kata Hidayat di Twitter, hari ini. 

"Apakah OPM yang menteror kedaulatan NKRI berbahasa Arab?" tanyanya membandingkan. 

OPM yang dimaksud Hidayat adalah Organisasi Papua Merdeka.

Tanggapan Hidayat diamini Wakil Ketua Umum Bidang Politik Dalam Negeri, Hubungan Antar Partai dan Pemerintahan Partai Gerindra Fadli Zon.

Fadli menyebut penguasaan Nuning terhadap isu terorisme dangkal, bahkan Nuning terkesan terpapar Islamofobia.