Ekonomi

Hidayat Nur Wahid: Fraksi PKS Tolak Uang Rakyat APBN Dipakai Selesaikan Jiwasraya!

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan Fraksi PKS menolak pemerintah gelontorkan dana sebanyak Rp20 triliun untuk kasus Jiwasraya


Hidayat Nur Wahid: Fraksi PKS Tolak Uang Rakyat APBN Dipakai Selesaikan Jiwasraya!
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid saat menerima audiensi peserta program Pendidikan Kader Ulama (PKU) ke-12 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor di Ruang Rapat GBHN Nusantara V, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (1/11/2018). Kedatangan PKU 12 MUI Kabupaten Bogor untuk meminta pendapat MPR dalam menyikapi kondisi bangsa Indonesia, demi menjaga persatuan dan kesatuan antar umat dimana saat ini suhu Politik yang sedang memanas bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertent (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menegaskan Fraksi PKS menolak rencana pemerintah gelontorkan dana sebanyak Rp20 triliun untuk penyelesaian kasus Jiwasraya. 

"Bang @RamliRizal, ini soal sikap resmi @FPKSDPRRI yang tolak rencana pemerintah gelontorkan Rp20 triliun dari APBN untuk Jiwasraya, yang terkena skandal mismanagemen, perampokan dan korupsi," tegas Hidayat Nur Wahid melalui akun Twitternya @hnurwahid seperti dikutip Akurat.co, Jumat (2/10/2020).

Hidayat Nur Wahid pun memperlihatkan sikap tegas dari Fraksi PKS terhadap kasus Jiwasraya.

"Ekonomi Lagi Meroket kebawah, Eh duit Rakyat dihambur hamburin. Pemerintah kok gak SOLUTIP.... Fraksi PKS Tolak uang Rakyat 'APBN' dipakai untuk selesaikan kasus Jiwasraya," timpalnya.

Pasca pernyataan tersebut, netizen pun mulai beramai-ramai berkumpul di lapak komentar milik Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, salah satunya akun @andipun menuliskan "Mohon di kawal ustad penggunaan uang rakyat untuk orang kaya yang kelebihan duit," kicaunya.

Kemudian akun @Haji_Bajuri menuliskan "Mumpung sedang sibuk Covid, disangkanya gak ada yang ngawasin," celotehnya.

Lalu akun @kolorna19 menuliskan "EFEK DOMINONYA yang berbahaya. Kalau jiwasraya tidak ditalangi, industri asuransi indonesia akan hancur tidak bisa lagi dipercaya karena kalau industri asuransi hancur, bank pun akan kena dampaknya. Jadi berpikir harus luas. Soal hukum, ya silahkan saja yang salah dihukum," cuitnya.

Akun @emilfatih menuliskan "Seharus nya Skandal Jiwasraya itu ditangani kasusnya oleh KPK. Kemana aliran dana Jiwasraya itu mengalir. Kalau KPK di isi orang-orang yang peduli akan hukum di republik ini. Mungkin banyak pihak-pihak yang terjerat Skandal ini," kicaunya.