image
Login / Sign Up
Image

Rozi Kurnia

Mengapa Terminator: Dark Fate Tidak Sukses di Box Office?

Rozi Kurnia

Image

Para pemain di Terminator: Dark Fate | MOVIEWEB.COM

AKURAT.CO Film terbaru dari franchise Klasik Terminator, Terminator: Dark Fate, sudah tayang di bioskop-bioskop di Indonesia, dan film yang sempat digadang-gadangkan sukses tersebut, ternyata memble di awal-awal penayangannya.

Dilansir dari Movie Web, debut perdana Terminator: Dark Fate hanya meraih pemasukan sebesar 29 juta dollar AS, dimana angka tersebut jauh dari yang diprediksikan oleh banyak pihak. Sontak semua media terkejut dengan kenyataan ini.

Padahal dari segi teknis, tidak ada yang harus diragukan dari kapasitas seorang James Cameron, sosok jenius yang jadi semacam founding father dari franchise Terminator. Berkat dia, dunia film aksi direvolusi dengan kehadiran dua film Terminator (1984) dan Terminator: Judgement Day (1991).

baca juga:

Tidak hanya ada Cameron yang duduk sebagai produser, Terminator: Dark Fate juga punya Tim Miller sebagai sutradara. Tentu kita tidak bisa melupakan bagaimana Tim Miller menjadikan Deadpool sebagai film R-Rated terbaik yang membuat semua pihak jadi berlomba-lomba untuk meniru konsep yang sama.

Di jajaran pemain, ini yang paling oke, Terminator: Dark Fate kembali menyatukan duet andalannya, Arnold Schwarzenegger dan Linda Hamilton. Duet inilah yang menjadi dinamo penggerak dari franchise klasik ini. Dengan komposisi bagus seperti itu, lalu mengapa film ini terkesan enggan diterima oleh para penonton ? Jawabannya ada di James Cameron sendiri.

Salah satu yang membuat saya cukup kaget ketika menonton film ini di awal-awal adalah saat diperlihatkan adegan terbunuhnya John Connor oleh Terminator. Dikisahkan oleh Sarah Connor (Linda Hamilton) bahwa ia sudah berhasil menghentikan kiamat di bumi dan hidup tenang bersama anaknya John Connor.

Akan tetapi, kedamaian itu tidak bertahan lama. Salah satu Terminator berhasil menemukan John Connor dan kemudian berhasil membunuhnya di depan mata Sarah. Akibat dari peristiwa itu, Sarah pun terobsesi untuk membalas dendam dan menjadi pemburu Terminator.

“Apaa !! John Connor mati ??”, gumam saya terkaget-kaget.

Semenjak adegan John Connor mati, saya (kemungkinan juga penonton yang lain) agak sedikit kehilangan arah. Iya bagaimana tidak hilang arah, selama ini tema membunuh John Connor selalu jadi tema utama di setiap film Terminator (Kecuali di Terminator Genisy). Dan kini misi yang hampir dilakukan setengah abad itu sukses diselesaikan oleh Terminator.

Film pun kemudian memperkenalkan penonton pada sosok cyborg perempuan bernama Grace (Mackenzie Davis) yang datang dari masa lalu untuk melindungi Dani Ramos, wanita muda Meksiko yang sehari-hari bekerja di pabrik mobil.  

Sementara sosok Terminator, atau boleh dibilang bukan lagi dinamai Terminator melainkan Rev-9, adalah Gabriel Luna. Luna dikenal melalui perannya sebagai Robbie Reyes/Ghost Rider di serial superhero, Marvel’s Agent of SHIELD.

Dari sekilas perkenalan di atas, salah satu yang membuat film ini berbeda dengan film-film Terminator lainnya adalah tidak ada lagi John Connor sebagai penyelamat dunia. Sosoknya digantikan oleh Dani Ramos yang boleh dibilang penampilannya sepanjang film tidak menyakinkan.

Saya sempat melihat kesamaan sosok Dani ini dengan Sarah Connor waktu pertama kali muncul di Terminator (1981). Karakter Sarah Connor pada waktu itu jauh lebih berkembang, dari semula wanita yang tidak tahu apa-apa, tiba-tiba menjadi sosok kuat dan penting yang akan melahirkan juru selamat dunia.

Dani Ramos pun, di awal-awal, sebenarnya juga sempat diduga sebagai ibu dari sosok pejuang di masa depan. Namun seolah tidak ingin menyerupai pakem atau memang ingin membuat tipuan, James Cameron lebih memilih menjadikannya sebagai calon pemimpin di masa depan yang mempelopori gerakan melawan mesin di masa mendatang. Mematikan John Connor dan menjadikan Dani Ramos sebagai juru selamat? Apa yang ada di benak James Cameron ??

Saya jadi teringat momen James Cameron ketika mengomentari keberhasilan film Wonder Woman di box office. Pada waktu itu, Wonder Woman dianggap sebagai pendobrak mitos yang mengatakan film superhero wanita tidak akan sukses di box office. Tidak hanya sebagai pendobrak, Wonder Woman juga membangkitkan semangat women power di dunia film Hollywood.

James Cameron, berbeda dengan kebanyakan orang, berpendapat bahwa film Wonder Woman adalah sebuah kemunduran citra pemeran utama wanita. Menurutnya, karakter Wonder Woman yang diperankan Gal Gadot berbeda jauh dengan penampilan para pemeran utama wanita di film yang pernah ia buat.

Cameron mengambil contoh Sarah Connor yang menurutnya adalah sosok yang tepat menampilkan karakter wanita yang tangguh. “Sarah Connor bukan ikon kecantikan. Ia kuat, ia bermasalah, ia adalah ibu yang buruk dan ia mendapatkan respek dari penonton melalui kesulitan yang ia lalui,” Ujar Cameron seperti yang dilansir oleh Variety.

Tentu saja komentar tajamnya pun direspon oleh banyak pihak, termasuk oleh Patty Jenkins dan Gal Gadot sendiri. Namun, dari perdebatan tersebut, saya mau tidak mau mengkaitkan hal tersebut  dengan apa yang sedang dilakukan oleh James Cameron di Terminator: Dark Fate.

Alih-alih mempertahankan dongeng John Connor, Cameron datang dengan semangat baru yang coba ditunjukkan dalam diri seorang Dani Ramos. Tentu saja ini adalah kesalahan fatal yang mungkin tidak pernah diduga oleh Cameron sendiri.

Franchise Terminator, dari dulu, selalu identik dengan John Connor. Nama itu selalu ada di setiap film Terminator yang pernah dibuat. Ia semacam nabi yang tidak tergantikan di franchise Terminator. Tentu saja, akan menjadi sesuatu yang luar biasa aneh ketika nama ini kemudian dihilangkan.

Bisa dibayangkan kekecewaan para pendukung fanatik franchise ini yang sudah mengikuti film ini dari lama, melihat perjuangan  John Connor yang berusaha menghindar dari kejaran mesin pembunuh canggih seperti Terminator, tiba-tiba dihadapkan pada kematian tokoh utama dari franchise ini.  Dan itu semua demi memuluskan jalan James Cameron untuk bisa menempatkan karakter perempuan sebagai tokoh utama di franchise ini.

Saya tidak mengatakan bahwa karakter wanita tidak boleh hadir sebagai protagonis di sebuah film, namun untuk franchise Terminator menurut saya sangat disayangkan jika Cameron akhirnya ikut “latah”. Iya latah untuk menempatkan karakter wanita sebagai protagonis.

Pada akhirnya langkah tersebut memang terbukti membuat film ini jadi kehilangan ruhnya. Kehadiran Linda Hamilton dan Arnold Schwarzenegger seolah kosong tanpa tujuan, sama seperti yang dirasakan oleh karakter Terminator yang tidak tahu harus melakukan apa lagi setelah tujuannya membunuh John Connor selesai ia lakukan.

Jika ini yang dimaksud dengan meneruskan tongkat estafet, Saya cenderung melihat ini sebagai sebuah bentuk mereset kembali franchise ini ke titik awal, yang bisa jadi akan memiliki basis penggemar baru. Namun, dengan kondisi yang tidak cukup menguntungkan ini (biaya produksi jauh lebih mahal daripada pemasukkan), saya yakin bahwa sekuel dari Terminator: Dark Fate juga masih akan jauh dari kemungkinan terwujud.

Editor: Erizky Bagus

berita terkait

Image

Hiburan

Sutradara Terminator: Dark Fate Bagikan Penampilan Terbaru Linda Hamilton

Image

Hiburan

Paramount Pictures Merilis Foto Perdana ‘Terminator 6’

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Ayah Terseret Kasus Penyelundupan Harley di Garuda Indonesia, Ini Kata Devano Danendra

Ayah Devano, Satrio Dewandono merupakan pilot Garuda Indonesia yang bawa motor mewah Harley Davidson beberapa waktu lalu.

Image
Hiburan

Melihat Aksi Yifei Liu di Trailer Mulan

Yifei Liu berperan sebagai Mulan.

Image
Hiburan

Kuasa Hukum Ghatan Saleh Ungkap Belum Ada Surat Panggilan dari Polisi

Ghatan Saleh diduga memukuli Stefano hingga babak belur.

Image
Hiburan

Pihak Ghatan Saleh Akan Tempuh Jalur Hukum Jika Upaya Perdamaian Diabaikan Nathalie Holscer

Pihak Nathalie Holscher yang tak terima dengan perlakuan Ghatan Saleh sudah melaporkan ke Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.

Image
Hiburan

Devano Angkat Bicara Soal Keterlibatan Ayahnya Sebagai Pilot yang Selundupkan Harley

Apakah suami Iis Dahlia terlibat soal penyelundupan motor Harley.

Image
Hiburan

Tajir Melintir, 6 Idol K-Pop Ini Ternyata Lahir dari Keluarga Kaya Raya di Korea Selatan

Siapa saja?

Image
Hiburan

Terungkap Alasan Irene Maya Mau Dinikahi Ade Jigo

Ade Jigo dan Irene Maya resmi menikah pada Jum'at (6/12) lalu.

Image
Hiburan

Main di Serial ‘Tunnel’, Donny Alamsyah Hidup di Dua Dimensi Waktu

Donny Alamsyah cukup kesulitan memainkan karakter Tigor di serial Tunnel.

Image
Hiburan

Angel Lelga Sebut Vicky Prasetyo Kerap Main Judi Bola

Angel Lelga ungkap kejanggalan dalam hidup Vicky selama berumah tangga.

Image
Hiburan

Sukses Turunkan Bobot 40 Kg, ini 10 Potret Terbaru Ricky Cuaca yang Disebut Mirip Aktor Korea

Saat memiliki berat mencapai 153 kilogram, Ricky mengaku kerap mendapat ejekan dari teman-temannya.

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Angel Lelga Ungkap Zaskia Gotik Pernah Nangis Ketakutan Tak Mau Ketemu Vicky Prasetyo

  2. Terkena Pukulan Usai Bel, Atlet Indonesia Ditandu Keluar Ring

  3. Bikin Pangling, ini 8 Potret Menteri Kabinet Indonesia Maju Saat Muda

  4. Mesranya Rezky Aditya dan Citra Kirana Berangkat ke Italia Tuk Bulan Madu

  5. Dipolisikan Politisi PDIP, Habiburokhman: Saya Orang Lampung Asli Siap Bela Rocky Gerung

  6. Ini Tweet Andi Arief yang Membuat Henry Yoso Berang

  7. Diejek 'Letoi' Berhubungan Badan, Suami Hantam Istri dengan Golok

  8. Sujiwo Tejo Terkejut Lihat Followers Instagram Agnez Mo Pasca Sebut Tak Berdarah Indonesia

  9. Dukung Erick Thohir Bersihkan BUMN, Eks Direktur Garuda: Jangan Hanya Kulitnya Saja

  10. Shafa Harris Senang Diajak Bastian Steel ke Acara Perayaan Natal

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik

kolom

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Image
Alfarisi Thalib

Paradoks Pemberantasan Korupsi

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Lulusan MIT hingga Stanford, Ini 5 Fakta Menarik Rachmat Kaimuddin, Calon CEO Bukalapak

Image
News

Jualan Mi Ayam hingga Tak Lagi Jadi CEO, Ini 7 Fakta Menarik Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak

Image
News

Makan Soto hingga Ngobrol Bareng Juru Parkir, 6 Potret Gibran Rakabuming Blusukan di Pasar