image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Syaiful Bahri

Image

Before dan After effect CGI | Instagram/movies.effects

AKURAT.CO Dunia perfilman kini semakin canggih dengan teknologi Computer-Generated Imagery atau populer dengan sebutan CGI.

Teknologi CGI memang bukan hal baru bagi industri perfilman. CGI kali pertama digunakan pada tahun 1973 lewat Film Westworld.

Kala itu, CGI di Film Westworld masih menggunakan efek 2D dan menghadirkan seluruh karakter robot.

baca juga:

Penggunaan CGI sendiri bukan hal mudah. Pasalnya, untuk per 10 detik adegan saja membutuhkan sekitar 8 jam pengerjaan.

Seiring perkembangan waktu, teknologi CGI dari 2D meningkat menjadi 3D. Kala itu, teknologi CGI 3D kali pertama digunakan pada 1976 lewat Film Future World.

Adapun di Indonesia, CGI mulai masuk dan digunakan sekitar tahun 1990. Sejak itu, perfilman Indonesia semakin meningkat dengan adanya teknologi CGI. Banyak Film Indonesia kini juga telah menggunakan CGI untuk produksi filmnya.

Terkait tema CGI tersebut, Akurat.co melalui reporter Syaiful Bahri mencoba sedikit melakukan wawancara dengan Sutradara ternama tanah air, Anggy Umbara.

Anggy Umbara dikenal sebagai Sutradara Film yang sukses dengan debut filmmya Mama Cake. Ia kemudian dipercaya menyutradarai Film Coboy Junior The Movie, 3: Alif, Lam, Mim, Comic 8: Casino Kings dan Comic 8: Casino Kings Part 2., Warkop DKI Reborn Part 1 dan Part 2, Suzzana: Beranak dalam Kubur dan banyak lainnya.

Dikatakan Anggy Umbara, perkembangan teknologi Computer-Generated Imagery (CGI) di industri perfilman tanah air sudah sangat berkembang. Namun ia menggarisbawahi perkembangan tersebut masih sangat jauh kualitasnya dibanding di luar negeri.

"CGI di Indonesia sudah sangat berkembang dan baru sebatas menengah perkembangannya. Lalu untuk di industri Film masih jauh jika dibandingkan dengan kualitas Film-Film blockbuster Hollywood dan Film-Film berbudget super lainnya," kata Anggy Umbara kepada Akurat.co, Selasa (1/10).

Sebagai Sutradara, Anggy Umbara sendiri memang tidak terlalu mematok Film yang digarapnya harus menggunakan CGI. Namun hal itu lagi-lagi tergantung pada jenis apa Film yang dibesutnya.

"Kalau saya, tergantung pada jenis Film yang sedang disutradarai," jelasnya.

Dengan menggunakan CGI, lanjut pria kelahiran 21 Oktober 1980 silam tersebut bahwa esensi Film tetap tidak akan berubah meski menggunakan CGI.

"Tidak. Esensi Film tidak akan berubah, yang bisa menambah atau mengurangi adalah nilai/kualitas produksi dari Film tersebut," lanjut Anggy Umbara.

Di Indonesia sendiri, Anggy Umbara mengakui bahwa Film-Film Indonesia masih minim penggunaan CGI. Hal itu dilandasi kurangnya biaya serta sumber daya manusia (SDM) yang bisa mengoperasikannya.

Namun demikian, Anggy menolak jika Film Indonesia yang menggunakan CGI justru kurang diminato penonton.

"Nggak lah. Nggak benar. Banyak juga kok Film-Film Indonesia yang memakai banyak CGI tapi banyak juga penontonnya. Indonesia juga sudah punya banyak studio yang bisa mengoperasikan CGI. Sudah ada banyak," imbuhnya.

Dari sejumlah Film yang pernah dibuat Anggy Umbara, sebut saja Rafathar, Comic 8 dan lainnya, CGI yang digunakannya memang harus dikondisikan dan disesuaikan kebutuhannya.

"Kalau seberapa besar penggunaan CGI di Film ya disesuaikan kebutuhan aja untuk filmnya. Ada yang sampai 40 persen ada yang cuma 2 persen," lanjut peraih gelar Penulis Skenario Asli Terbaik Festival Film Indonesia 2015 atas naskah Film 3: Alif, Lam, Mim bersama Bounty dan Fajar Umbara.

Terakhir, Anggy Umbara mengakui biaya produksi menggunakan CGI memang mahal. Hal itu lantaran proses pembuatan CGI diperlukan orang ahli khusus yang juga tak murah.

"Mahal ya karena untuk membuat CGI perlu skill khusus dan waktu yang banyak. Waktu adalah uang dan untuk memakai jasa orang-orang yang mempunyai skill khusus juga membutuhkan uang," tandas Anggy Umbara.[]

Editor: Erizky Bagus

berita terkait

Image

Iptek

Maret Mendatang, Fujifilm Akan Hadirkan Kamera Instax Mini 11

Image

Iptek

FUJIFILM Resmi Luncurkan Mirrorless X-T4 di Pasar Kamera Indonesia

Image

Hiburan

Demi Peran di Film Malik & Elsa, Berat Badan Shalsabila Adriani Naik 9 Kilogram

Image

Hiburan

Model Majalah Dewasa Vitalia Sesha Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Image

Hiburan

Raffi Ahmad Ungkap Kondisi Terbaru Pita Suaranya

Image

Hiburan

Agensi KPop Milik Glenn Alinskie Resmi Kenalkan Girl Group CRAXY

Image

Hiburan

Gandeng Kementerian Koperasi dan UKM, Raffi Ahmad Gelar Rans Carnival

Image

Hiburan

Cast Film Aku Tahu Kapan Kamu Mati Roadshow di 20 Kota di Indonesia

Image

Hiburan

Gaet Milenial untuk Produktif, IM3 Ooredo Luncurkan Web Collabonation.id

komentar

Image

1 komentar

Image
Achmad Fauzi

mantul kali

terkini

Image
Hiburan

Tak Hanya Syifa Hadju, Ibu dan Asisten Pribadi Juga Diteror

Diduga orang yang mengancam akan memperkosa Syifq Hadju, ialah seorang penggemar?.

Image
Hiburan

Dapat Ancaman Pembunuhan dan Pemerkosaan, Syifa Hadju Jadi Paranoid Keluar Rumah

Syifa jadi takut kadang berhadapan dengan orang yang baru dikenal.

Image
Hiburan

5 Selebriti Ini Melahirkan di Bulan Februari, Terbaru Mutia Ayu Istri Glenn Fredly

Selamat!

Image
Hiburan

Menikah Lagi, Ini 5 Fakta Menarik Erix Soekamti

Image
Hiburan

Efek Rumah Kaca Tampil Perdana di BNI Java Jazz Festival 2020

Efek Rumah Kaca memang menantikan dari dulu diundang di Java Jazz.

Image
Hiburan

Cakra Khan Sebut Syahrini Sosok Wanita Humoris

Cakra Khan tegaskan rumah tangga Reino Barrack - Syahrini harmonis.

Image
Hiburan

Ulang Tahun Pernikahan Syahrini - Reino Barrack, Cakra Khan Bingung Kasih Kado Apa

Cakra Khan tidak hadir dalam pesta ulang tahun pernikahan Syahrini - Reino Barrack.

Image
Hiburan

Main Film Mekah I'm Coming, Michelle Ziudith Jadi Gampang Marah

Michelle perdana main film genre komedi.

Image
Hiburan

Ubah Gaya Tomboi, Manda Cello Menari Balet di Klip 'Tak Tergantikan'

Impian Manda dari kecil ingin bisa menari balet.

Image
Hiburan

Film Color Out of Space Telah Tayang Ekslusif di Klik Film

Color Out of Space merupakan film bergenre horror sci-fi yang diadaptasi dari novel tahun 1972 karya H.P Lovecraft berjudul sama.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  3. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  4. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  5. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  6. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  7. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  8. Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

  9. Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul, Perhiasan Para Ahli Ibadah dari Kalimantan Selatan

  10. Pasang Target, Pansus Banjir Siap Obrak Abrik Masalah Saluran Air Milik Pemprov DKI

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan