image
Login / Sign Up

FOTO Lukisan Renoir yang Dijarah Nazi Dikembalikan ke Cucu Pemiliknya

Sylvie Sulitzer berdiri disamping lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Sylvie Sulitzer (kanan) untuk pertama kalinya membuka lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Sylvie Sulitzer (kanan) untuk pertama kalinya membuka lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Sylvie Sulitzer (kanan) berdiri disamping lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Sylvie Sulitzer (kiri) berdiri disamping lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Seorang pengunjung menunjuk lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Sylvie Sulitzer memberikan sambutannya terhadap ukisan Deux Femmes Dans Un Jardin oleh Pierre Auguste Renoir saat upacara untuk mengembalikan lukisan yang telah dicuri oleh Nazi dalam Perang Dunia II dari keluarga Sulitzer, di Jewish Heritage Museum di New York City, New York, AS, 12 September 2018. Lukisan Renoir yang dicuri oleh Nazi dari brankas Bank Paris dan dikembalikan ke pemiliknya yang sah yaitu cucu pewaris terakhir, Sylvie Sulitzer, setelah lebih dari 70 tahun beredar dari Afrika Selatan ke London, Swiss dan New York. Lukisan Deux Femmes Dans Un Jardin dilukis pada tahun 1919. REUTERS/Mike Segar

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

trending topics

terpopuler

  1. Mantan Dirut Pertamina Menangis saat Dijebloskan Penjara

  2. Tajir Melintir, Kubu Jokowi Pertanyakan Laporan Awal Prabowo-Sandi hanya Rp2 Miliar

  3. Jakmania Dikeroyok sampai Mati, Menpora Tak Tinggal Diam Ada Remaja Jadi Korban Cuma karena Sepakbola

  4. Sebelum Tewas, Ini Pesan Terakhir Haringga kepada The Jakmania

  5. Usai Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati Masih Ribut Nyari yang Benar dan Salah, Duh Gusti

  6. Habiburokhman Pamer Foto: Bersama Duo Seniman Paling Top Abad Ini Ahmad Dhani dan Sang Alang

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Denny: Apa Pelakunya Keseringan Lihat ISIS Menggorok Manusia?

  8. Mustofa: Jangan Mau Digiring ke Isu Potong Bebek atau Isu Ahok

  9. Ferdinand Vs Netter Bikin Ngakak: Saya Lebih Suka Bicara Sama Batu daripada Sama Lu

  10. Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Dicurigai Fadli Zon, Johnny Plate: Urus Saja, Urusan Sendiri

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok

kolom

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!

Image
Ekonomi

Rekam Jejak Karen, Mantan Dirut Pertamina yang Jadi Tahanan Kejagung

Image
Olahraga

Suporter Meninggal

Tak Hanya Bandung, Ini Kota yang Pernah Disinggahi Haringga demi Dukung Persija