image
Login / Sign Up
Image

Herman Syahara

Jurnalis senior dan penyair.

Harry Moekti, Rocker yang Tak Menemukan Kebahagiaan di Puncak Popularitas dan Kekayaan

Herman Syahara

Image

Harry Moekti | MEDIAUMAT.NEWS

AKURAT.CO Popularitas dan kekayaan bukan sumber kebahagiaan hakiki. Tema inilah yang sering didakwahkan oleh mubaligh almarhum Harry Moekti, yang wafat pada Minggu (24/6) jam 20.49 di Rumah Sakit Dustira, Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

“Terkenal bukan ukuran. Saya memanfaatkan ketenaran untuk dakwah, bukan untuk cari ketenaran lewat dakwah,” kata Harry Moekti dalam sebuah video yang ditayangkan di YouTube beberapa jam setelah wafatnya.

Dalam wawancara itu almarhum menyinggung sakit jantung yang di deritanya. Katanya, salah satu katup jantungnya tidak berfungsi dan sewaktu-waktu dapat menyebabkan kematian.

baca juga:

“Saya kena penyakit jantung koroner 99 persen. Bawannya lemes. Saya harus dioperasi pemasangan ring,” ujarnya.

Biaya operasi pemasangan tiga ring itu dihitung-hitung mencapai Rp 100 juta. Kalau menurut kondisi keuangannya, saat itu tidak mungkin dia bisa masuk rumah sakit dengan biaya sebesar itu karena di tangannya hanya ada Rp 2 juta. Dengan bermodalkan percaya pada kuasa Allah SWT, katanya, dia meminta istrinya mengantarkannya ke rumah sakit untuk operasi. Uang yang Rp 2 juta digunakan untuk pendafataran dan pesan kamar. Benar saja,  operasi berjalan lancar dan pelunasan operasi ada yang membantunya.

Dalam tayangan sebuah video lainnya, Harry Meokti mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa mencapai titik balik keimanan  seperti sekarang ini. Dia mengaku selama menjadi artis dan penyanyi tidak mencapai kebahagiaan yang sebenarnya.

“Saya bersyukur bisa seperti ini, setelah dulunya sebagai artis bergelimbang harta dan ketenaran. Dan selama itu saya gelisah minta ampun,” akunya.

Dia berkisah bahwa dirinya dilahirkan dari ayah seorang tentara  yang menganut kejawen dan seorang ibu yang diduganya masih mengalirkan darah Keraton Solo dari sisi kakeknya.  Bila ibunya sedang sholat, ayahnya, Edy Wiyono, selalu  meledek,”ngapain kok jengkang jengking,” kata Harry menirukan ucapan ayahnya.

Sebagai anak tentara Harry mengaku akrab dengan kekerasan.  Soal memainkan senjata, menyalakan detonator, dan membuka granat dia sudah mahir. Kadang itu digunakan untuk menakut-nakuti gurunya. Namun,  dalam soal beragama dia mengaku  memiliki naluri sendiri. Di saat mendengar azan sholat Jumat sayup-sayup dikejauhan dari kompleks perumahan tentara yang ditinggali keluarganya Cimahi, dia berangkat juga.

“Kata ayah saya, kalau mau belajar agama dia nggak bisa mengajari. Tapi kalau mau belajar politik sama saya,” kenang Harry.

Sewaktu mereka pindah dari Cimahi ke Semanng,  Harry diajak kakaknya bekerja di sebuah hotel dengan upah Rp 21 ribu/bulan. Namun hanya bertahan setahun. Begitu kakaknya keluar dan dan ayahnya telah meninggal, Harry mengundurkan diri dan menerima tawaran kontrak menyanyi di sebuah night club selama tiga bulan dengan bayaran Rp 65 ribu.  Karier musiknya semakin cerah saat dia pindah kembali ke Cimahi Bandung dan direkrut sebagai vokalis band New Bloody.

“Seluruh band di Bandung bertekuk lutut oleh New Bloody,” kata Harry tentang popularitas band barunya pada 1980-an itu.  

Kemudian Harry diajak bergabung oleh Band Makara yang dimotori oleh mahasiswa Universitas Indonesia. Di sana ada Tony Wenas dan Ikang Fawzi. Tak bertahan lama, Harry mundur lagi dan membuat album berjudul “Dalam Kegelapan”.

“Dalam sebuah perjalanan di Garut, dia radio saya mendengar lagu yang enak didengar. Eh, rupanya itu lagu Dalam Kegelapan yang saya nyanyikan. Sejak itu saya berfikir, saya bakal besar nih,” kata Harry.

Selanjutnya diadirekrut lagi untuk membawakan lagu “Ada Kami” pada 1987 dan meledak. Popularitasnya makin membumbung. Uang terus mengalir masuk.

“Sejak  itu sampai tahun 1993 saya sulit menolak uang,” akunya untuk menggambarkan melimpahnya honor dan bonus dari bernyanyi.

Bahkan ketika namanya hampir tenggelam, rekaman kagu  baru berjudul “Hanya Satu Kata” kembali mencuatkan namanya. Harry mengaku popularitas dan kekayaannya pun terus meroket. Dia menghitung, ketika itu harga emas per gram hanya Rp 22 ribu perak. Sedangkan setiap bulan dia menerima honor sekitar Rp 60 juta. Kalau ada ada iklan, sekali bikin dibayar Rp 70 juta. Namun Harry mengaku tak bahagia dengan semua pencapaian itu.

 “Saya makin gelisah. Kegelisahan itu saya alami sejak pertama kali mendapat bayaran sebagai penyanyi pada 1980 dan berlanjut sampai 1987,” paparnya.

Bahkan, pernah terjadi dalam sebuah show di malam Tahun Baru, dia merasa tak puas dengan honornya yang Rp 50 juta ketika tahu penyanyi Anggun C Sasmi dibayar Rp 65 juta. Harry mengaku panas hatinya karena Anggun dibayar lebih besar.

Dalam perjalanan selanjutnya Harry bertanya-tanya ada apa dengan dirinya. Penyakitnya yang selalu buang-buang besar cair (mencret, red) juga tak kunjung sembuh. Dia mengaku sangat stressed.

“Saya hampir-hampir bunuh diri. Karena itu saya saya ikut sekolah terjun payung, panjat tebing, dan olah raga ekstrem lainnya. Jadi kalau saya mati, ya,  sudah,” kilah pemegang brevet dari sebuah sekolah terjun payung di Australia itu.

Namun, hidayah atau titik balik itu terjadi pada akhir bulan puasa pada 1995. Harry bertemu dengan seorang ulama yang kemudian menjadi tempatnya menuntut ilmu agama. Harry merasa tokoh ini memiliki pengetahuan dan pengalaman beragama yang luas. Apa saja yang ditanyakan seputar Islam dapat dijawabnya.

“Saya berdialog dengan seseorang. Setiap pertanyaan saya dijawabnya dengan jelas. Saya tercerahkan. Dua jam kemudian saya putuskan berhenti sebagai penyanyi. Saya mau bertobat,” ujar Harry.

Dia mengibaratkan, usai bertemu  sosok ulama itu dia seperti seorang anak yang bahagia karena mendapat baju dan sepatu baru di saat menjelang Lebaran. Menurut dia, inilah yang dicarinya sejak  1980-an dulu, bahwa dia ingin bertobat namun belum  bertemu dengan tokoh agama  yang tepat sebagai tempat bertanya.

“Setelah bertemu ulama yang tepat itu, dalam dua jam saya  bertobat. Besoknya saya tinggalkan dunia artis,” katanya dengan berdasar keayakinan bahwa rejeki dan maut sudah diatur oleh Tuhan.

Innalillahi  wainnailaihi rojiun. Kini Ustad Harry Moekti telah meninggalkan kita semua. Semoga jalan dakwah yang diperjuangkan sampai akhir hayatnya itu  akan menjadi amalan yang akan menerangi jalannya di Alam Kekal.[]

Editor: Erizky Bagus Zuhair

berita terkait

Image

Hiburan

Kenangan Lawas Sehari Bersama Harry Moekti di Kawasan Blok M

Image

Hiburan

Berpulang, Harry Moekti akan Dimakamkan di Bogor Esok Pagi

Image

Hiburan

Mantan Rocker Lawas Harry Moekti Meninggal Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Muzdalifah Pamer Kekasih Baru, Ini Kata Warganet

Muzdalifah masih terus mengarungi petualangannya dalam mencari pasangan hidup. Terbaru, ia punya kekasih baru bernama Fadel Islami.

Image
Hiburan

Ini Alasan Dibalik Tatanan Rambut Baru Ariana Grande

Ariana Grande semakin dewasa. Perubahan demi perubahan ia lewati. Tidak hanya dalam kehidupan, gaya pun ikut berubah.

Image
Hiburan

Shania Junianatha Resmi 'Lulus' dari JKT48

Berat dan sulit ketika Shania Junianatha harus meninggalkan JKT48. Baginya, banyak kenangan indah selama 7 tahun bersama JKT48.

Image
Hiburan

Setahun Merajut Hubungan, Prilly: Aku Enggak Pernah Berantem Sama Dia

Meski ada perbedaan pendapat, Prilly mengaku tidak pernah bertengkar hebat dengan kekasihnya, Maxime Bouttier.

Image
Hiburan

Menolak Rahimnya Diangkat, Jessie J Percaya Tetap Bisa Menjadi Ibu

Jessie J yakin dan ia percaya suatu hari nanti dirinya akan menjadi ibu.

Image
Hiburan

Tampil di Panggung Teater, Reza Rahardian Paling Anti Lakukan Hal Ini

Rupanya, Reza Rahardian punya penyakit lupa naskah.

Image
Hiburan

Mantan Istri Gandeng Pacar Baru, Begini Tanggapan Marcellino Lefrandt

Belum lama cerai, Dewi Razer kini sudah memiliki pacara baru. Mantan suaminya, Marcellino Lefrandt, menanggapinya cuek.

Image
Hiburan

Cerai, Sule Tidak Batasi Mantan Istrinya Temui Anak-Anak

Sule masih mengizinkan mantan istrinya menemui anak-anak.

Image
Hiburan

Lama Berpacaran, Calvin Jeremy Belum Kantongi Izin Menikah dari Orang Tua

Meski sudah hamipir lima tahun pacaran, Calvin Jeremy mengaku belum dapat izin orang tua untuk menikah.

Image
Hiburan

8 Tahun Penantian, Cici Panda Lahirkan Anak Kedua

Cici Panda tengah berbahagia lantaran bertambahnya anggota keluarga baru berjenis kelamin perempuan.

trending topics

terpopuler

  1. Biji Buah Labu Membuat Kehidupan Seks Anda Lebih Bergairah

  2. Diisukan akan Menikah dengan Reino Barack, Ini Klarifikasi Syahrini?

  3. Tepis Gosip Sudah Punya Pacar, Sule Kenalkan Langsung Wanita yang Dimaksud

  4. Daun Jambu Biji Atasi Penyakit Diabetes, Ini Cara Mengolahnya

  5. Fadli Zon: Apakah Ada yang Ingin RI Menjadi Kerajaan?

  6. Seorang Dokter Muda Tewas Akibat Menghirup Gas Genset Indomaret di Lebak

  7. Ironi, Larang Eropa Beli Gas Rusia, Tapi AS Malah Impor Banyak

  8. 3 Penyebab Timnas Indonesia Dapat Dipecundangi Thailand

  9. Merawat Bodi dan Kaca Mobil dengan Cairan Water Repellent

  10. Balas Nyinyiran Fadli Zon, Erick Thohir: Tidak Ada Raja Dalam Sistem Demokrasi

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer