image
Login / Sign Up
Image

Herman Syahara

Jurnalis senior dan penyair.

Kenangan Lawas Sehari Bersama Harry Moekti di Kawasan Blok M

Herman Syahara

Image

Harry Moekti | MEDIAUMAT.NEWS

AKURAT.CO Kematian adalah hal biasa. Karena setiap orang akan mengalaminya. Namun, mendengar wafatnya Harry Moekti, Minggu (24/6) Jam 20.49 malam di Ciamis, Bandung, membuat saya tersentak juga. Hal ini agaknya karena saya Kang Harry pernah punya kenangan tak terlupakan dengannya, dalam posisi saya sebagai wartawan dan Harry sebagai artis yang paling dicari sebagai sumber berita hiburan  pada  masa 1990-an.

Teori “name make news” berlaku ketika itu. Bahwa media cetak mana yang mampu mengangkat artis yang sedang naik daun akan ikut mendongkrap oplah.  Pada tahun 90-an itu, kami, sejumlah wartawan yang masih aktif di beberapa media, sedang menggodok terbitnya sebuah media hiburan remaja dengan nama Fans. Ketika itu tabloid papan atas “Monitor” baru saja “dibredel” karena pemberitaan bernuansa SARA. Sehingga ada juga mimpi mampu merebut pasar yang ditinggalkan “Monitor”, meslipun saat itu telah terbit tabloid hiburan “Bintang”.

Dengan pertimbangan popularitasnya, yang akan kami jadikan cover story adalah Harry Moekti yang saat itu sudah naik daun dengan lagu-lagunya “Dalam Kegelapan”, “Ada Kamu”, “Nona, Nona, Nona”, “Lintas Melawai”, dan lainnya. Kami rencanakan dia masuk dalam rubrik “Sehari Bersama Harry Moekti”.

baca juga:

Setelah diatur melalui telepon, saya dan seorang fotografer, meluncur ke rumah kontrakannya yang tak jauh dari kantor kami di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Lelaki kelahiran 25 Maret 1957 itu  sudah siap dengan busana rockcernya, yaitu t-shirt tanpa lengan dan celana kulit ketat. Rambutnya bergaya masa itu dengan bagian atas kepala tebal seperti jambul dan bagian belakang lebih pendek. Kami langsung meluncur ke daerah Blok M, Jakarta Selatan. Kawasan ini kami tuju sesuai kehendak Harry yang  saat itu akan bertemu dengan seorang koleganya yang beralamat di Jalan Fatmawati, tak jauh dari Melawai.

Sepanjang perjalanan  itulah kami mewawancarainya. Dia berkisah banyak hal mulai dari latar belakang keluarganya yang “anak kolong”, kerasnya pendidikan ayahnya yang tentara, karier bermusiknya, sampai pengalamannya saat mendapat brevet penerjun di Australia.

Harry tak segan bercerita bahwa hari itu dia sedang berusaha membantu salah seorang temannya yang kalau tak salah sedang berurusan dengan polisi karena tertibat kekerasan bersenjata tajam. Tak secuilpun saat itu terucap tentang cita-citanya yang menjadi pendakwah atau mubaligh.

Dia juga mengisahkan kenangannya saat menempuh sekolah terbang di Australia. Suatu hari, kisahnya,  dia diajak ke sebuah cafe. Secara naluriah saja dia naik ke pentas dan membawakan lagu “Ada Kamu” yang diringi petikan gitar. Di luar dugaan dia mendapat sambutan meriah dari seluruh pengunjung cafe.

“Mereka nggak mengira ada orang Indonesia bisa menyanyi dengan nada tinggi seperti itu,” demikian kira-kira kata Harry dalam wawancara ketika itu.

Ketika tiba saat sesi pemotretan, kami mengajak Harry memasuki sebuah gerai busana. Dia akan kami foto dengan latar suasana toko itu. Tak disangka, di tengah pemotretan Harry bergaya seolah berada di atas panggung. Dia kembali menyanyikan beberapa lagu hitsnys lengkap dengan gaya panggungnya yang loncat ke sana kemari dan menyibak gantungan busana. Karuan saja para pramuniaga dan pengunjung toko mengelu-elukkannya.

Usai penotretan kami berpisah. Harry menemui koleganya dan saya serta fotografer kembali ke kantor dengan puas karena merasa telah mengerjakan tugas jurnalistik dengan sukses.

Kekuatan bernyanyi Harry memang ada pada vokalnya yang serak serta bisa mencapai oktav tinggi di atas rata-rata penyanyi pada masa itu.  Sehingga tak salah jika dia dimasukkan ke dalam genre penyanyi rock. Betapapun yang dibawakannya adalah lagu bernada agak melow seperti “Dalam Kegelapan” atau yang paling belakangan “Hanya Satu Kata”, nada tinggi melengking bernuansa serak itu menambah daya pikat bagi pendengarnya.

Satu lagi, vokal Harry disempurnakan dengan aksi panggungnya yang lincah. Kalau menurut istilah sekarang, seperti bola bekel. Penguasaan panggungnya tak disangsikan lagi. Gerak patah-patah mulai dari kepala, tubuh, tangan, dan kaki,  memberi impresi tersendiri. Dalam lagu “Nona, Nona, Nona” seperti yang video clipnya pernah ditayangkan di TVRI, Harry  tampil bergelantungan dalam properti panjat tebing, salah satu olahraga favoritnya. Wajah  Harry sendiri cenderung “imut”,  selalu klimis, dan jauh dari sangar.

Sepanjang karier menyanyi mulai 1980—1995, Harry telah melahirkan tujuh album. Namun, lagu “Hanya Satu Kata”, yang bisa disebut slow rock, boleh jadi paling digemari fansnya. Selain teksnya yang sederhana, juga karena penghayatannya yang pas sehingga nadanya  memeras emosi pendengar.

Namun, lagu lain tentu tak kalah sedap. Salah satu yang tergolong melow juga adalah lagu lawasnya, “Dalam Kegelapan”, yang juga pernah ditayangkan dalam hiburan acara FLPI (Festival Lagu Pop Indonsia  di TVRI tahun 90-an. Berikut adalah teksnya:

Gelap

Gelap terasa dunia ini

Seakan mendung sepanjang masa

Suram

Betapa suram hidup ini

Bila sinar terang 

Menghalau mendung ini

Kegelapan yang datang

Tak mungkin selamanya

Nanti akan berakhir

Nanti  akan berlalu

Nanti akan berakhir

Nanti akan berlalu

Editor: Erizky Bagus Zuhair

berita terkait

Image

Hiburan

Harry Moekti, Rocker yang Tak Menemukan Kebahagiaan di Puncak Popularitas dan Kekayaan

Image

Hiburan

Berpulang, Harry Moekti akan Dimakamkan di Bogor Esok Pagi

Image

Hiburan

Mantan Rocker Lawas Harry Moekti Meninggal Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Dhawiya Zaida Kembali Jalani Sidang Narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Sidang kali ini masih mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum.

Image
Hiburan

Mariah Carey akan Menggelar Konser di Candi Borobudur

Mariah Carey siap membius penggemar Indonesia dengan latar belakang keindanhan Candi Borobudur.

Image
Hiburan

Berpangkat AKBP di 22 Menit, Ario Bayu Banyak Dibantu Polisi

Dalam Film 22 Menit, Ario banyak melakukan aksi tembak menembak dengan komplotan teroris.

Image
Hiburan

James Wan Bagikan Foto Sekilas dari Trailer Aquaman

Aquaman saat ini dijadwalkan rilis di teater pada 21 Desember 2018.

Image
Hiburan

Pamer Rambut Panjang, Ayu Ting Ting Didoakan Segera Berhijab

Rambut panjang ini merupakan penampilan baru Ayu.

Image
Hiburan

Denada Rahasiakan Leukimia yang Diderita Anaknya, Kenapa?

Selama menjalani pengobatan, Denada merahasiakan penyakit Leukimia dari sang anak.

Image
Hiburan

Tompi Bagikan Tips untuk Sunat Anak

Selain berprofesi sebagai seorang penyanyi jazz, Tompi juga dikenal sebagai dokter spesialis bedah plastik.

Image
Hiburan

Perasaan Hancur Denada Lihat Sang Anak Didiagnosa Leukimia

Anak semata wayang Denada, Shakira Aurum didiagnosa menderitia leukimia.

Image
Hiburan

Ini Cerita Tantri Kotak Jadi Slankers Sukses

Mengaku dirinya Slankers, Tantri ungkap kebahagiaannya bisa kolaborasi dengan Slank.

Image
Hiburan

Disakiti Dipo Latief, Nikita Mirzani: Terima Kasih! Aku Bukan Manusia Bodoh!

Nikita Mirzani kembali mencurahkan isi hatinya soal perceraian dengan Dipo Latief di akun Instagram pribadinya.

Image
Hiburan

Eza Gionino Punya Masalah Soal Jodoh, Ini Tanggapan Ardina Rasti

Ardina Rasti pernah menjalin kasih dengan Eza namun berakhir karena adanya dugaan perlakuan kasar.

Image
Hiburan

Nikita Mirzani Siratkan Adanya Zina, Alkohol, dan Judi di Kasus Perceraiannya

Melalui Instagramnya, Nikita menulis beberapa alasan yang bisa menyebabkan perceraian.

trending topics

terpopuler

  1. Pria Ini Punya Solusi Unik Atasi Macet di Jakarta

  2. Foto Selfie Ayu Ting Ting Buat Warganet Khawatir

  3. Begini Prosesi Resepsi Pernikahan Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara di Dermaga Jakarta

  4. Alami Ngidam, Ardina Rasti Pernah Nangis Karena Suami Salah Beli Nasi Goreng

  5. Bukan Chris Brown, Ternyata Agnez Mo Pacaran dengan Seorang Produser

  6. Aisyahrani Pernah Janji Jaga Syahrini Hingga Maut Memisahkan

  7. Ceraikan Dipo Latief, Ini Curhatan Nikita Mirzani

  8. Heboh Dinar Candy Buka Baju di Jalan, Ternyata Kalah Taruhan Piala Dunia 2018

  9. Ubur-ubur Jadi Lambang Kisah Cinta Nadine Chandrawinata-Dimas Anggara

  10. Ungkapan Kebahagiaan Michelle Ziudith Hadiri Resepsi Dimas Anggara-Nadine Chandrawinata

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Herman Syahara

Pentas 'Gemintang' Teater Koma, Bukti Terujinya Manajemen Kesenian Nano dan Ratna

Image
Herman Syahara

Harry Moekti, Rocker yang Tak Menemukan Kebahagiaan di Puncak Popularitas dan Kekayaan

Image
Herman Syahara

Kenangan Lawas Sehari Bersama Harry Moekti di Kawasan Blok M

Image
Erizky Bagus Zuhair

Mengkritik Hingga Dilarang ke Rusia, Apa Alasan Robbie Williams Jadi Pembuka Piala Dunia 2018?

Wawancara

Image
Hiburan

Putu Wijaya: Kesenian di Negeri Kita Masih Menjadi Pengemis

Image
Hiburan

Apa Kabar Mereka?

Sayuti OB Akui Banyak Tayangan Alay Tak Mendidik Anak

Image
Hiburan

Apa Kabar Mereka?

Soal Popularitas Instan, Sayuti OB: Sudah Zamannya

Sosok

Image
Hiburan

Begini Kisah Menegangkan Kartunis GM Sudarta di Masa Orde Baru

Image
Hiburan

Piala Dunia Rusia 2018

Misi Utama Model Victoria Lopyreva Sebagai Duta Piala Dunia 2018

Image
Hiburan

Capres Sam Aliano Kirim Pesan Cinta untuk Lionel Messi, Ada Apa?