Olahraga

Herry: Minions Main Kurang In, tapi Saya tidak Khawatir

Herry Iman Pierngadi kini menyiapkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk tampil di perempat final Olimpiade Tokyo 2020.


Herry: Minions Main Kurang In, tapi Saya tidak Khawatir
Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, saat memberikan instruksi untuk salah satu pemainnya, Hendra Setiawan, di semifinal Thailand Terbuka 2021 di Bangkok, Thailand, Sabtu (23/1). (BADMINTON PHOTO/Raphael Sachetat)

AKURAT.CO, Pelatih Kepala Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, mengaku tidak melihat penurunan drastis pada penampilan pasangan terbaiknya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, di laga terakhir penyisihan Grup A Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam pertandingan di Mushasino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (27/7), Marcus/Kevin kalah dalam laga tiga set menghadapi wakil Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin. The Minions–julukan Marcus/Kevin–menyerah dengan skor 18-21, 21-15, dan 17-21.

“Tidak ada kaget (dengan permainan Lee/Wang) karena semua sudah dipersiapkan. Hanya tadi saya melihat permainan Marcus/Kevin terbawa pola lawan. Main panjang-panjang seperti itu,” kata Herry di Tokyo, Selasa (27/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Selain itu, hari ini agak kurang in mainnya dibanding dua pertandingan sebelumnya. Banyak melakukan kesalahan sendiri.”

Meski kalah atas Lee/Wang, Minions tetap lolos ke perempat final dengan status juara grup. Menghadapi perempat final, Herry tidak mengkhawatirkan pemain yang diharapkan meraih emas di Tokyo tersebut bercermin dari kekalahan atas waki Taipei.

“Kalau secara permainan di gim kedua dan ketiga sudah nemu polanya, hanya balik lagi tadi kurang in saja mainnya,” ucap Herry. “Saya tidak khawatir, besok ada waktu untuk evaluasi dan latihan lagi sebelum ke perempat final.”

Sejauh ini, Herry sukses melihat dua pasangan asuhannya, Marcus/Kevin dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, ke perempat final. Adapun Hendra/Ahsan bahkan lebih baik lagi karena menjadi juara grup dengan menyapu tiga pertandingan di penyisihan.

“Kondisi Ahsan/Hendra kalau saya lihat semakin hari semakin meningkat. Memang dari sisi pola permainan ada yang kita ubah sedikit. Mereka tidak bisa lagi bermain adu tenaga, pasti kalah sama yang muda-muda,” ucap Herry.

“Jadi, mainnya kombinasi dengan ada pelannya, akurasi pukulan, tidak kencang terus. Dan ternyata sejauh ini berhasil.”

Total, Indonesia sudah menempatkan empat wakil yang seluruhnya di sektor ganda di perempat final Olimpiade Tokyo. Besok, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan menghadapi lawan berat asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, sementara perempat final ganda putra baru dimulai Kamis (29/7).[]