Lifestyle

Hepatitis Akut Misterius Bisa Menyebar Lewat Udara, Masyarakat Diimbau Patuh Prokes

Meski sebatas dugaan, masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan


Hepatitis Akut Misterius Bisa Menyebar Lewat Udara, Masyarakat Diimbau Patuh Prokes
Ilustrasi - Penyakit hepatitis akut misterius ini diduga bisa menyebar lewat udara (Unsplash/Kelly Sikkema)

AKURAT.CO, Kementerian Kesehatan melaporkan ada 18 kasus hepatitis akut misterius  di Indonesia, dengan 7 orang meninggal dan 11 masih menjalani perawatan.

Hingga saat ini penyebab dan cara penularan pasti penyakit hepatitis akut belum diketahui. Namun ada dugaan bisa menular lewat udara.

"Jadi hepatitis akut ini kan diduga berasal dari adenovirus. Dan virus ini memang bisa ditularkan melalui udara," kata Anggota Komite Ahli Hepatitis Kementerian Kesehatan Rino Alvani Gani dalam webinar Hepatitis Akut dan Kanker Hati, dikutip AKURAT.CO, Minggu (15/5/2022). 

baca juga:

Rino pun mengimbau masyarakat Indonesia untuk selalu waspada namun tidak panik. Yang terpenting, pastikan untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

"Jadi karena sampai saat ini memang belum diketahui fakta sebenarnya, jadi sebaiknya kita berjaga-jaga atas kemungkinan itu," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Mohammad Syahril. 

Penyakit hepatitis misterius ini kemungkinan dapat menyebar melalui pernapasan.

Oleh sebab itu, para orangtua harus lebih bisa membimbing anak mereka untuk tetap menjaga protokol kesehatan, seperti rutin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Jadi protokol kesehatan yang berlaku untuk Covid-19 jangan kendor, kebiasaan yang bagus itu harus terus diterapkan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI dr Muzal Kadim, SpA(K), menjelaskan bahwa penularan hepatitis akut misterius lewat pernapasan ini masih sebatas dugaan.

Meski begitu, penting untuk tetap melakukan pencegahan dengan menjalankan protokol kesehatan. 

"Protokol untuk Covid-19 ini seperti pakai masker, jaga jarak, untuk mengurangi risiko selain Covid-19 sendiri juga untuk mengurangi risiko penularan (hepatitis) melalui droplet meskipun ini masih dugaan," kata dr Muzal.

Adapun secara umum gejala awal penyakit hepatitis misterius ini adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan.

Kemudian gejala lanjutan yakni saat anak mulai mengalami penyakit kuning yang biasanya dimulai dari mata yang menguning hingga ke seluruh tubuh, urine berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna putih pucat.

Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk dilakukan uji fungsi hati.[]