News

Hentikan Polemik Vaksin Berbayar! Uki: Ngapain Terus-terusan Gelindingkan Bola Salju yang Meleleh?

Dedek Prayudi mengatakan bahwa sudah seharusnya polemik virus gotong royong (VGR) dihentikan.


Hentikan Polemik Vaksin Berbayar! Uki: Ngapain Terus-terusan Gelindingkan Bola Salju yang Meleleh?
Politisi PSI Dedek Prayudi (Uki) (Twitter/Uki23)

AKURAT.CO, Program vaksinasi berbayar yang diadakan PT Kimia Farma Tbk secara resmi ditunda pelaksanaannya.

Menyoroti itu, mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengatakan bahwa sudah seharusnya polemik virus gotong royong (VGR) dihentikan. Sebab, pemerintah sudah mengatakan menunda virus gotong royong individu sampai jangka waktu yang belum ditentukan.

"Polemik soal VGR seharusnya dihentikan. Sudah gak relevan. Ngapain terus-terusan menggelindingkan bola salju yang udah meleleh?" kata dia sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @uki23 pada Selasa (13/7/2021).

baca juga:

Ketua MUI Pusat Cholil Nafis justru mengingatkan bahwa vaksin seyogyanya tidak berbayar. Sebab akan menimbulkan kesenjangan sosial.

"Sudah benar tuh. Vaksinasi tak boleh ada yang berbayar. Nanti yang gratis tak kebagian. Khawatir juga menimbulkan kesenjangan sosial, seakan kalau yang bayar berarti kualitas vaksinnya lebih baik. Ini yang vaksin 2 kali aja masih mau divaksin 3 kali biar lebih efektif," ujar Cholil lewat akun Twitter @cholilnafis.

Sementara politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera dengan tegas meminta vaksin harus gratis dan tidak berbayar. Sebab pandemi Covid-19 ini saja sudah memberatkan masyarakat terlebih dalam ekonomi.

"Sekali lagi, vaksin harus digratiskan. Covid-19 memberatkan masyarakat, semua pihak harus saling bantu dalam meringankan masalah yang terjadi dalam pandemi ini. Tidak boleh ada komersialisasi vaksin," kata @MardaniAliSera.

Sebelumnya, tidak diketahui sampai kapan bakal ditunda, namun program vaksin berbayar harusnya akan dimulai pada hari Senin (12/7/2021).

"Kami mohon maaf karena jadwal Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," ucap Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno, lewat keterangan tertulisnya, Senin (12/7/2021).

Kimia Farma memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi Vaksinasi Gotong Royong Individu serta pengaturan pendaftaran calon peserta.

"Terima kasih atas pemahaman para pelanggan serta animo untuk bersama-sama mendorong tercapainya kekebalan komunal (herd immunity) yang lebih cepat di Indonesia," jelasnya.[]