Rahmah

Heboh Video Santri Tutup Telinga karena Musik, Ustaz Abdurrochim: Mungkin Refleks yang Dialami Para Santri

Video sejumlah santri tengah menutup telinga saat ada suara musik barat di lokasi vaksinasi Covid-19 viral di media sosial.


Heboh Video Santri Tutup Telinga karena Musik, Ustaz Abdurrochim: Mungkin Refleks yang Dialami Para Santri
Para Santri Sedang Tutup Telinga (TvOne)

AKURAT.CO  Beredar sebuah video terkait sejumlah santri tengah menutup telinga saat ada suara musik barat di lokasi vaksinasi Covid-19.  Sontak, potongan video tersebut menjadi viral dan mendapat respon dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 RI Abdurachman Wahid (Gus Dur) yang ikut menanggapi video tersebut.

Tanggapan lain juga datang dari Ustaz Abdurrochim, lulusan Pondok Pesantren Mintahul Mutaalimin (PPMM) Babakan Ciwaringin Cirebon itu mengatakan mendengar atau memainkan alat musik boleh hukumnya. Ia menyebut, jika hal itu pernah disampaikan juga oleh Prof Quraish Shihab. 

"Kebolehan tersebut sampai pada adanya hal-hal yang mengharamkan seperti sampai melalaikan kita terhadap kewajiban atau lupa kepada Allah," ujarnya kepada Akurat.co, Rabu (15/9/2021).

Hukum musik, menurut Ustaz Abdurrochim, secara tersirat terdapat hadits-hadits yang berkaitan dengan musik dan hiburan. Ia menyebut seperti hadist Hasan atau Husain yang pada saat itu menyanyikan qosidah pujian di Masjid Nabawi, kemudian ditegur oleh Sahabat Umar tetapi Sayid Husain malah berkata 'Saya sudah pernah melakukan ini dimana pada saat itu ada manusia yang lebih utama dari kamu (Umar) yaitu nabi Muhammad'.

Hadits yang kedua, lanjut Ustaz Abdurrochim, mangatakan jika Rasulullah SAW membolehkan Siti Aisyah melihat hiburan berupa nyanyian di lingkungan penduduk pada saat itu. 

"Di dalam Al-Qur'an, Allah menciptakan manusia untuk membangun bumi artinya ya peradaban. Unsur-unsur dari peradaban yaitu kebenara (akidah), kebaikan (ilmu), keindahan (seni)," terang Ustaz Abdurrochim.

Terkait dengan video santri yang viral, Ustaz Abdurrochim juga tidak menyalakan tindakan santri yang menutup telinganya. Menurutnya, hal itu merupakan suatu kewajaran karena mungkin refleks dari situasi dan yang dialami mereka pada saat itu. 

Meski begitu, Ustaz Abdurrochim justu menyayangkan orang-orang yang menanggapi hal tersebut sebagai tindakan yang merendahkan lagu-lagu daerah bahkan mereka sampai nyinyir kepara santri tersebut.

"Padahal mereka tidak pernah merasakan situasi atau kondisi dimana dalam keadaan terjaga dan menjaga oleh Al-Qur'an," kata Ustaz Abdurrochim.[]