Ekonomi

Heboh Snack di Pesawat Garuda Bergambar Kaesang, Begini Profil Perusahaan GK Hebat

Begini profil perusahaan anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep yang tengah viral lantaran salah satu produknya ada di maskapai Garuda Indonesia.


Heboh Snack di Pesawat Garuda Bergambar Kaesang, Begini Profil Perusahaan GK Hebat
Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Belum lama viral wajahnya ada di kemasan makanan ringan yang ada di dalam pesawat Garuda Indonesia (Instagram/kaesangp)

AKURAT.CO Beberapa waktu lalu, ramai diperbincangkan terkait cemilan atau makanan ringan di pesawat Garuda Indonesia yang bergambar anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Tak berselang lama pihak Garuda Indonesia pun juga sudah menarik cemilan tersebut dari peredaran dan mengganti dengan yang polos tanpa gambar brand ambassador tersebut.

Sebenarnya kemasan baru produk makanan ringan TRICKS ini memang menampilkan gambar Kaesang Pangarep. Hal ini karena PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers menggandeng perusahaan Kaesang yaitu PT Harapan Bangsa Kita (GK) Hebat untuk kerja sama co branding. Dimana saat itu tujuannya untuk distribusi pasar ritel dan mempromosikan usaha mikro kecil menengah (UMKM) nasional.

baca juga:

Dikutip dari laman gkhebat.com disebutkan jika GK Hebat ini bertujuan untuk membantu Indonesia mengatasi perubahan melalui UKM yang memiliki peran penting karena mendorong 60 persen dari pertumbuhan PDB Indonesia.

Seperti yang diketahui GK Hebat merupakan akselerator startup yang menaungi berbagai macam produk yaitu Sang Pisang, Ternakopi, Yang Ayam, Siap Mas dan Enigma. Perusahaan tersebut berkantor di Generali Tower, Gran Rubina Business Park, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Kantor diresmikan pada akhir November tahun 2019 lalu. Dalam website juga dicantumkan jika GK Hebat bermitra dengan PT Astra International Tbk, Sinarmas, Alfamart dan Wings.

Tak sampai disitu GK Hebat juga merupakan hasil kerja sama Kaesang dengan akselerator GK-Plug n Play. Anthony P Gan merupakan Direktur di GK Hebat dan Kaesang menjadi komisaris. Anthony sendiri merupakan mitra bisnis Kaesang yang juga memiliki perusahaan PT Gan Kapital. Mayoritas saham Alphaplus dipegang PT Sinergi Optima Solusindo, dan mayoritas saham Sinergi Optima dimiliki Gan Kapital, sementara Anthony punya 45% saham Gan Kapital.

Saat ini UKM di Indonesia dinilai masih menghadapi masalah yaitu model bisnis konvensional serta kesulitan mencari target pasar yang sesuai. Lalu pengetahuan terbatas untuk mengembangkan strategi bisnis yang lebih baik hingga sulit menemukan mitra yang tepat untuk pengembangan bisnis agar UKM ini lebih banyak pelanggan.

Produk lokal Indonesia saat ini cukup banyak digandrungi oleh kalangan muda mudi tanah air. Bahkan tak sedikit dari mereka terjun langsung sebagai pelaku usaha hingga menciptakan ide-ide yang menghasilkan sebuah solusi untuk masyarakat.

Melihat tren tersebut, perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM semakin melesat dan mendapat dukungan positif dari pemerintah. Sebagai perusahaan akselarator dengan visi utama menjadikan UMKM sebagai produk unggulan dalam negeri pun turut serta memberikan pembinaan bahkan bantuan modal bagi para pelaku usaha yang ingin mengembangkan usahanya.[]