News

Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani


Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani
Fakta Sri Mulyani, Bupati Klaten (Instagram/yani_sunarno)

AKURAT.CO, Sosok Bupati Klaten Sri Mulyani kini tengah ramai menjadi perbincangan publik. Ia mendadak viral setelah foto dirinya terpampang dalam botol hand sanitizer yang ternyata hand sanitizer tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang hendak dibagikan ke masyarakat.

Temuan botol berstiker ini menuai beragam komentar di media sosial Twitter. Tagar #BupatiKlatenMemalukan pun seketika menjadi trending. Mengetahui dirinya viral, Sri Mulyani memberikan klarifikasi di akun Twitter pribadinya. Ia pun meminta maaf dan mengatakan kalau ada kekeliruan di lapangan perihal stiker potret dirinya.

Berikut AKURAT.CO himpun dari berbagai sumber sederet fakta mengenai Bupati Klaten Sri Mulyani.

1. Dilantik menggantikan Sri Hartini

Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani - Foto 1
Instagram/yani_sunarno

Sri Mulyani dilantik menjadi bupati Klaten menggantikan Sri Hartini. Perlu diketahui, jabatan Sri Hartini dicopot sebagai bupati setelah tersandung kasus korupsi. Pada 5 Januari 2017 lalu, Kementerian Dalam Negeri menunjuk Sri Mulyani sebagai pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten. Hingga akhirnya ia dilantik menjadi bupati Klaten untuk periode 2017-2021 sejak 27 November 2017 lalu.

2. Mantan istri Bupati Klaten Sunarna

Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani - Foto 2
Instagram/yani_sunarno

Diketahui perempuan kelahiran 4 Mei 1977 ini merupakan istri dari Mantan Bupati Klaten Sunarma. Sunarma menjabat sebagai bupati pada periode 2005-2015 lalu. Kala itu ia menjadi bupati yang menangani Klaten saat terkena dampak Gempa Bumi Yogyakarta 2006 dan erupsi Gunung Merapi pada 2010 silam. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai empat orang anak, yakni Abimanya Suryo Baskoro, Sherly Kusuma Wardani, Kusumo Tirto Anggoro, dan Calista Nur Azizah.

3. Garda depan menangani virus corona

Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani - Foto 3
Instagram/yani_sunarno

Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Dalam tugasnya tersebut ia menjadi garda terdepan dalam menangani virus corona di Klaten. Mulai dari penetapan rencana operasi, pelaksanaan penanganan, mengoordinasi, mengendalikan kegiatan hingga pengawasan pelaksanaan dalam menangani COVID-19. Tak hanya itu saja, ia juga terjun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat. Dari pasar tradisional hingga ke desa-desa dilakukan penyemprotan disfekntan di sejumlah fasilitas umum.

4. Trending di Twitter

Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani - Foto 4
Instagram/yani_sunarno

Stiker bergambar foto dirinya ramai diperbincangkan di media sosial. Foto botol hand sanitizer dari Kemensos berstiker wajah Sri Mulyani tersebut diunggah oleh mantan pimpinan KPK Laode M Syarif di akun media sosial Twitter @LaodeMSyarif pada 27 April 2020. Dalam unggahannya dituliskan dengan keterangan foto yang menyayangkan aksi tersebut.

"Jika gambar ini betul: Ini CONTOH yg mengambil KESEMPATAN KAMPANYE di tengah WABAH COVID-19. Contoh CONFLICT OF INTEREST akut & bupati TANPA RASA MALU. BANTUAN @KemensosRI DITEMPELI PHOTO DIRI SENDIRI." tulisnya.

Cuitan tersebut juga disertai dengan menyebutkan akun Divisi Humas Polri, Ombudsman, KPK RI, Kemendagri, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

5. Klarifikasi permintaan maaf

Heboh Hand Sanitizer Kemensos Tertutup Stiker Berbau Kampanye, ini 5 Fakta Penting Bupati Klaten Sri Mulyani - Foto 5
Instagram/yani_sunarno

Terkait hal tersebut, Bupati Klaten Sri Mulyani pun memberikan pernyataan klarifikasi di akun Twitter miliknya @YaniSunarno. Dalam pernyataannya, ia menyebut ada kesalahan teknis di lapangan yang berkaitan dengan bantuan hand sanitizer untuk masyarakat. Dalam pernyataannya ia juga mengatakan selain mendapatkan bantuan dari Kemensos dirinya juga menyalurkan bantuan serupa. Sri Mulyani menegaskan jika tak ada maksud untuk mengambil keuntungan pribadi dalam penyaluran bantuan tersebut.

"Kpd seluruh netizen, Saya sampaikan terimakasih atas saran, kritik dan masukannya. Berkaitan dgn bantuan handsanitizer kpd masyarakat, Saya sampaikan permohonan maaf atas kesalahan yg terjadi di teknis lapangan," dalam pernyataannya di Twitter.

Itulah sederet fakta mengenai Bupati Klaten Sri Mulyanu yang kini tengah menjadi perbincangan di media sosial.[]