News

Heboh! FBI Geledah Rumah Donald Trump hingga Bobol Brankasnya, Ada Apa?

Trump membeberkan bahwa rumahnya yang indah, Mar-A-Lago di Palm Beach, sedang dikepung, digerebek, dan diduduki oleh sekelompok besar agen FBI.

Heboh! FBI Geledah Rumah Donald Trump hingga Bobol Brankasnya, Ada Apa?
Mantan Presiden Donald Trump mengatakan agen FBI 'menyerbu' rumahnya di Mar-a-Lago di Florida pada hari Senin (8/8) (National Herald)

AKURAT.CO  Biro Investigasi Federal (FBI) telah menggeberek hingga menggeledah rumah mewah mantan Presiden AS, Donald Trump di Florida. 

Trump, mengonfirmasi langsung laporan tersebut, mengungkap bahwa agen-agen FBI telah menerobos tanah miliknya di Mar-a-Lago, dalam apa yang disebutnya sebagai 'pelanggaran'.

Dalam sebuah unggahan di media sosialnya, Truth Social, Trump membeberkan bahwa 'rumahnya yang indah, Mar-A-Lago di Palm Beach, sedang dikepung, digerebek, dan diduduki oleh sekelompok besar agen FBI'.

baca juga:

Rekaman udara dari Mar-a-Lago, saat itu juga memperlihatkan mobil polisi berjejer di luar properti Trump. Bersamaan dengan itu, para pendukung terlihat berkumpul di luar, melambai-lambaikan spanduk dengan nama Trump atau bendera Amerika dengan wajah mantan presiden itu.

Kejadian itu terjadi pada hari Senin (8/8), dengan FBI dilaporkan sampai membobol brankas milik Trump.

"Ini adalah pelanggaran penuntutan, menggunakan Sistem Peradilan sebagai senjata. Ini adalah serangan oleh Demokrat Kiri Radikal yang sangat tidak ingin saya mencalonkan diri sebagai Presiden pada 2024. 

"Serangan seperti itu hanya bisa terjadi di negara-negara Dunia Ketiga yang rusak. Sayangnya, Amerika sekarang telah menjadi salah satu dari Negara-negara itu.

"Mereka bahkan membobol brankas saya!," kata Trump yang tidak hadir dalam penggerebekan itu, menurut The New York Times.

Aksi penggeledahan FBI di rumah Trump juga telah membuat kehebohan di kalangan partai Republik. Beberapa anggota senior partai itu berbondong-bondong turun ke media sosial, mengkritik penggerebekan dan menuduh Departemen Kehakiman telah melampaui batas.