Tech

Hati-Hati, Ini 5 Penyebab Motor Sering Mogok Saat Hujan

Motor yang mogok ketika dikendarai sewaktu hujan akan merepotkan pengendaranya.


Hati-Hati, Ini 5 Penyebab Motor Sering Mogok Saat Hujan
Pengendara yang membawa motor sewaktu hujan. (astramotor.co.id)

AKURAT.CO Salah satu kendaraan yang masih menjadi favorit dan banyak digunakan adalah sepeda motor. Kendaraan yang satu ini memang memang lebih praktis, lincah, dan memiliki fleksibilitas tinggi. Penggunaannya tidak hanya banyak digunakan di kota-kota, tetapi di desa-desa pun sepeda motor menjadi andalan untuk mobilitas sehari-hari. 

Dari segi perawatan, sepeda motor terbilang cukup mudah dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. Meski begitu, kendala pada motor tetap saja tidak bisa dihindarkan. Misalnya, motor yang sering mati ketika dikendarai sewaktu hujan. Apalagi cuaca sudah masuk musim hujan. 

Jika motor yang kamu kendarai sering mogok saat dikendarai sewaktu hujan, maka kamu perlu waspada. Pasalnya hal tersebut menandakan bahwa ada masalah yang terjadi pada sepeda motor tersebut. Kalau sudah seperti itu, tentu akan sangat merepotkan.

Oleh karena itu, di sini kamu perlu tahu dan paham apa saja faktor yang memicu motor sering mogok saat hujan. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak faktor-faktor penyebab motor sering mogok saat hujan berikut ini. 

  • Air hujan masuk ke bagian oli 

Saat musim hujan, motor akan rentan sekali mengalami kerusakan yang diakibatkan masuknya air hujan ke bagian-bagian tertentu pada sepeda motor. Jika sudah begitu, akan menyebabkan motor menjadi mati atau mogok mendadak. Termasuk saat air hujan tercampur dengan oli mesin. Air hujan biasanya ke ruang permesinan karena adanya celah. Kamu harus segera mengecek kondisi ruang pacu dan mengganti oli mesin. 

  • Tutup busi aus

Busi merupakan salah satu komponen yang berpengaruh pada mesin motor karena berfungsi untuk memercikkan bunga api yang diperlukan guna membakar campuran udara dan bahan bakar yang telah diberi tekanan yang tinggi atau dikompresi. Proses inilah yang membuat mesin bisa beroperasi sebagaimana mestinya. Tetapi, jika bagian tutup sudah mulai aus, akan membuat air hujan masuk ke bagian busi. 

Air hujan akan masuk ke ruang pembakaran melalui tutup busi yang aus, sehingga membuat motor akan sering mogok saat dikendarai sewaktu hujan. Karenanya, disarankan untuk rutin mengecek kondisi busi. Terutama saat sudah memasuki musim hujan.

  • Sistem kelistrikan bermasalah

Penyebab motor mogok berikutnya bisa terjadi karena ada masalah yang terjadi pada sistem kelistrikan. Apabila ada kabel yang mengelupas, akan membuat air masuk dan berakibat adanya konsleting pada beberapa komponen. Terutama pada bagian pengapian sepeda motor akan mengganggu proses pembakaran, sehingga mengakibatkan motor menjadi mogok. Solusi dari hal tersebut adalah dengan membongkar sistem komponen kelistrikan.  

  • Filter udara tidak layak pakai

Filter udara pada motor berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran saat proses pembakaran berlangsung. Filter udara yang kualitasnya sudah menurut pada saat hujan akan membuat air hujan dengan mudah masuk membasahi filter. Kondisi ini menghambat masuknya udara yang diperlukan dalam proses pembakaran. Udara bersih yang dibutuhkan saat proses pembakaran akan terhambat. Bahkan jika air hujan sampai masuk ke bagian proses pembakaran akan membuat mesin motor langsung mati. 

  • Motor jarang disevice

Faktor lainnya yang menyebabkan motor menjadi sering mogok saat dikendarai sewaktu hujan, yaitu karena jarang diservis. Motor yang jarang diservis akan memicu banyak masalah. Komponen-komponen sepeda motor menjadi tidak terawat atau terjaga kondisinya, sehingga rentan mengalami kerusakan. Apalagi jika ditambah dengan air hujan yang masuk pada sistem kelistrikan. Tentu akan membuat motor menjadi mogok. Oleh karena itu, servis rutin sangat penting untuk menjaga sepeda motor dalam performa yang maksimal.