Rahmah

Hasilkan 30.638 Ayam, BAZNAS Lakukan Panen Perdana Balai Ternak di Kebumen dan Purworejo 

Balai Ternak Unggas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah melakukan panen perdana di Kabupaten Kebumen dan Purworejo.


Hasilkan 30.638 Ayam, BAZNAS Lakukan Panen Perdana Balai Ternak di Kebumen dan Purworejo 
Balai Ternak Unggas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah melakukan panen perdana di Kabupaten Kebumen dan Purworejo dengan menghasilkan 30.638 ayam di Kandang Ketua Kelompok Abbasy Farm M. Ridwan, Dukuh Gunaman RT 01/07 Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Senin (31/1/2022).  (Humas BAZNAS)

AKURAT.CO Demi meningkatkan penghasilan beberapa peternak mustahik, Balai Ternak Unggas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah melakukan panen perdana di Kabupaten Kebumen dan Purworejo dengan menghasilkan 30.638 ayam. Agenda panen ini diketahui memperoleh pendapatan di kisaran Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan. 

Untuk diketahui, Panen Balai Ternak Unggas diselenggarakan di Kandang Ketua Kelompok Abbasy Farm M. Ridwan, Dukuh Gunaman RT 01/07 Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Senin (31/1/2022). 

Sementara itu, hasil ternak unggas berasal dari kelompok peternak yang terdiri dari kelompok Berkah Sawung Mulyo Kabupaten Purworejo, kelompok Abbasy Farm Kabupaten Kebumen, serta kelompok Baqorah Farm Kabupaten Kebumen. Jika ditotal secara keseluruhan, peternak yang sudah tergabung dalam program ini sebanyak 28 peternak. 

baca juga:

"Alhamdulillah setelah diresmikan pada Desember lalu, Balai Ternak Unggas di Kebumen dan Purworejo telah melaksanakan panen perdananya dengan hasil yang cukup memuaskan. Program ini merupakan upaya BAZNAS dalam mewujudkan kemandirian masyarakat miskin di pedesaan serta meningkatkan potensi pengembangan usaha ayam pedaging yang sangat potensial," kata Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad MA. 

Melalui program Balai Ternak BAZNAS Kelompok Unggas ini, Prof Noor berharap dapat memberikan dampak ekonomi bagi para mustahik agar peternak bisa mandiri dan berdaya. 

"Selain dampak ekonomi, program pemberdayaan ini kita harapkan juga dapat meningkatkan nilai sosial dan spiritual peternak mustahik, sesuai dengan indikator indeks pendayagunaan zakat (IPZ). Semoga program ini dapat meningkatkan perekonomian umat yang membutuhkan," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI yang membawahi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, mengucapkan syukur serta mengapresiasi para petani yang telah berkomitmen dalam pelaksanaan program Balai Ternak Unggas di wilayah Kebumen dan Purworejo ini.

Menurut Saidah, target penerima manfaat dari program ini adalah masyarakat yang bersemangat untuk beternak, masuk kategori fakir atau miskin, bertekad kuat memperbaiki taraf hidup, dan secara fisik mampu bekerja keras. Sedangkan untuk dasar prioritas keluarga yang diintervensi modal adalah mereka yang masuk kategori miskin dan fisabilillah. 

"Alhamdulillah berkat kerja keras dan komitmen yang kuat, program BAZNAS ini berhasil mengangkat perekonomian keluarga peternak. Bahkan ada satu orang peternak di Kabupaten Purworejo yang berhasil mendapatkan pendapatan di atas asnaf zakat sebesar Rp8.038.370 per bulan. Sedangkan dua peternak lainnya di atas taraf hidup layak, pada kisaran Rp4,2 juta-Rp4.9juta per bulan. BAZNAS sangat bangga dengan hasil yang telah dicapai," ujar Saidah. 

Disisi lain, Saidah menyebut, BAZNAS juga terus memberikan pendampingan secara teknis dalam keberlangsungan pengembangan Balai Ternak BAZNAS Kelompok Unggas di kedua kabupaten tersebut. 

"Selain itu, para pendamping aktif berkomunikasi dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) perusahaan mitra agar target budi daya ayam tercapai dengan baik. Mudah-mudahan Balai Ternak Unggas di Kebumen dan Purworejo ini dapat terus berkembang semakin baik, dan BAZNAS dapat mengembangkan program ini secara luas di wilayah lain," tutur Saidah. 

"Ini adalah ikhtiar kami, amanat yang diberikan oleh para muzaki bahwa ini memberikan kemanfaatan. Kenapa memilih ayam, karena tidak ada eksploitasi. Ayam yang dihasilkan oleh pertenak binaan BAZNAS ini akan dijadikan sebagai bahan untuk ZChicken," tandasnya. 

Perlu diketahui, program ini mendapat apresiasi dari Bupati Kabupaten Kebumen, H Arif Sugiyanto, SH. Pihaknya menyebut bahwa program BAZNAS ini telah memberi dampak nyata kepada masyarakat setempat. 

"Alhamdulillah, program BAZNAS di Kabupaten Kebumen telah berjalan bagus. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS yang telah membantu meningkatkan penghasilan para peternak mustahik khususnya di wilayah Kebumen. Ini merupakan upaya bersama dalam memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Semoga ke depan lebih banyak masyarakat yang terbantu," ujar Arif. []