Olahraga

Hasil Undian Piala Menpora, Persija Tergabung dalam Grup Neraka

Dalam satu grup diisi lima dan empat klub.


Hasil Undian Piala Menpora, Persija Tergabung dalam Grup Neraka
Ilustrasi peserta Piala Menpora 2021

AKURAT.CO, Pembagian grup untuk ajang turnamen Piala Menpora 2021 telah rampung digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (8/3) malam WIB. Sebsanyak 18 klub sudah dipastikan menempati grupnya masing-masing.

Sebenarnya, rencananya akan ada 20 klub yang akan tampil di ajang ini. Namun, dua klub penghuni Liga 2 yang dijadwalkan tampil tidak akan mengikuti turnamen ini, membuat beberapa grup akan ditempati lima atau empat klub.

Pada grup A yang akan berlangsung di Solo, Arema FC, PSIS Semarang, Barito Putra, Tira Persikabo dan Persipura Jayapura akan mengisi grup tersebut.

Menyusul pada grup B yang akan berlangsung di Malang, Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC, Borneo FC dan PSM Makassar akan saling berjuang mengamankan babak selanjutnya.

Grup tersebut bisa dibilang sebagai grup neraka. Pasalnya, grup tersebut dihuni oleh tim-tim kuat yang diprediksi akan menyajikan pertandingan-pertandingan ketat.

Selanjutnya pada grup C yang akan berlangsung di Bandung, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persela Lamongan, PSS Sleman dan Madura United akan bertahan di Jawa Barat untuk menyelesaikan fase grup.

Menyusul grup D, grup terakhir yang akan berlangsung di Sleman, di mana nantinya akan dihuni oleh Persib Bandung, Persiraja banda Aceh, Persita Tanggerang dan Bali United.

Piala Menpora sendiri adalah awal gelaran sepakbola tanah air setelah vakum hampir lebih selama setahun karena pandemi virus corona (COVID-19) yang mewabah di seluruh dunia.

Dari semua pihak yang terlibat, penyelenggara berharap mereka semua bisa menjalankan protokol kesehatn dengan sangat ketat. Pasalnya, turnamen ini ajan dijadikan bahan evaluasi pihak Kepolisian untuk memberikan ijin penyelenggaran kompetisi Liga.[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu