News

Hasil Penggeledahan di 3 Lokasi Kuatkan Bukti Suap Bupati Langkat Nonaktif

KPK menemukan sejumlah bukti dugaan suap pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.


Hasil Penggeledahan di 3 Lokasi Kuatkan Bukti Suap Bupati Langkat Nonaktif
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah bukti dugaan suap pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Bukti-bukti itu didapat dari hasil penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Langkat. Mulai dari kantor Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, kantor perusahaan Terbit hingga rumah kediaman pihak terkait.

“Tim Penyidik telah menyelesaikan penggeledahan di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Langkat, Sumut. Lokasi dimaksud, di antaranya Kantor Bupati Langkat dan perusahaan yang diduga milik tersangka TRP serta rumah kediaman dari pihak yang terkait dengan perkara,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (28/1/2022).

baca juga:

Saat menggeledah Kantor Bupati Langkat, tim penyidik mengundang beberapa Kepala Dinas. KPK menerima berbagai dokumen terkait proyek di Kabupaten Langkat.

Sedangkan dari penggeledahan di perusahaan yang diduga milik tersangka Terbit Rencana, serta penggeledahan di rumah kediaman dari pihak-pihak yang juga terseret sebagai tersangka, lembaga antirasuah berhasil mengamankan berbagai dokumen yang diduga terkait dengan perkara.

“Bukti-bukti ini akan ditindaklanjuti oleh Tim Penyidik dengan analisa dan penyitaan untuk terus melengkapi berkas perkara penyidikan tersangka TRP dkk,” kata Ali.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) diyakini ikut mengatur sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa. Bahkan Terbit mendapat setoran uang dari proyek-proyek tersebut.

Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengungkapkan, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pengaturan proyek dengan adanya penyetoran sejumlah uang dalam kasus yang menjerat Bupati Langkat Terbit Rencana.

Pada Senin (24/1/2022) KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Terbit dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait pekerjaan pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.