Olahraga

Hashimoto Siap Gantikan Mori jadi Presiden Tokyo 2021

Mori mundur akibat pernyataan seksis.


Hashimoto Siap Gantikan Mori jadi Presiden Tokyo 2021
Seiko Hashimoto saat menjabat sebagai Chef de Mission untuk Jepang pada konfrensi pers sebelum Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014, 2 Februari 2014 silam (CFP)

AKURAT.CO, Menteri Olimpiade Jepang, Seiko Hashimoto berniat menerima tugas sebagai presiden Tokyo 2020 yang merupakan komite penyelenggara Olimpiade di Jepang.

Dikutip dari laman kantor berita Kyodo, Hashimoto bisa menjadi pengganti Yoshiro Mori yang mundur akibat pernyataan seksis. Mori mundur sebagai presiden komite Olimpiade Tokyo 2020 pada pekan lalu setelah menyebut wanita terlalu banyak ngomong.

Pernyataan itu kian memukul Olimpiade Tokyo yang sebelumnya sudah terganggu oleh penundaan dan sangat ditentang publik karena diadakan di tengah pandemic.

Sebuah panitia pemilih sudah mulai bertemu Selasa lalu untuk memilih pengganti Mori dengan memasukkan sejumlah kriteria, termasuk pemahaman yang mendalam terhadap kesetaraan gender dan keberagaman, serta kemampuan mencapai nilai-nilai itu selama Olimpiade, kata penyelenggara.

“Saya mengetahui laporan itu, tetapi komite adalah badan independen yang membuat keputusannya sendiri,” kata Kepala Sekretaris Kabinet dan juru bicara pemerintahan, Katsunobu Kato dikutip Akurat.co dari news.cgtn.

Lahir beberapa hari sebelum Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade 1964, Hashimoto mengambil bagian dalam empat Olimpiade Musim Dingin sebagai atlet speed skater dan tiga Olimpiade Musim Panas sebagai pebalap sepeda.

Anggota legislatif dari partai Demokrat Liberal itu sendiri saat ini berumur 56 tahun, menjabat sebagai menteri Olimpiade dan merangkap menteri pemberdayaan perempuan sejak 2019 silam.

Olimpiade Tokyo tinggal 156 hari lagi tapi pasti ada kemunduran, jika absennya ketua panitia tidak cukup parah. Gubernur prefektur barat Shimane, Tatsuya Maruyama menambah masalah dengan turut menentan penyelenggaraan Olimpiade karena masalah COVID-19.

“Jika kondisi sekarang terus berlanjut, saya pikir penyelenggaraan Olimpiade harus dihindari,” kata Maruyama dalam jumpa pers, menurut Reuters.

Estafet obor dan Olimpiade dijadwalkan akan dimulai masing-masing pada 25 Maret dan 23 Juli, jika tidak ada lagi perubahan yang terjadi pada Olimpiade yang telah ditunda setahun.[]