Lifestyle

Jika Dia Pernah Selingkuh, Sebaiknya Pisah Aja!

Beberapa hal ini bisa membantu kamu membuat keputusan yang tepat, ketika kamu mengetahui pasanganmu berselingkuh


Jika Dia Pernah Selingkuh, Sebaiknya Pisah Aja!
Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Ketika kamu melihat artikel dan tayangan tentang perselingkuhan, kamu mungkin berpikir tentang dua hal, yaitu 'Jika ini terjadi pada saya, maka saya segera meninggalkan pasangan saya' atau 'Terimakasih Tuhan, hal ini tidak pernah terjadi pada hubungan saya'. 

Namun, perselingkuhan itu bisa terjadi dalam hubungan kamu dengan pasanganmu. Pada posisi ini, kamu diharuskan membuat keputusan, mau tetap bersama dia yang pernah berselingkuh, atau tidak.

Beberapa hal ini bisa membantu kamu membuat keputusan yang tepat, ketika kamu mengetahui pasanganmu berselingkuh.

Haruskah saya bertahan? 

Sebesar apapun kemarahanmu dengan pasanganmu yang berselingkuh, kenyataan bahwa kamu mencintainya, tidak bisa dipungkiri. 

Lalu apa yang terjadi?

Bagaimana kamu akan bisa memaafkan dia dan membangun kembali kepercayaan? Apakah mungkin untuk kembali pada masa di mana semua hal berjalan baik-baik saja? Kenyataannya hal-hal itu tidak mungkin terjadi. 

Jika kamu memutuskan untuk tetap bertahan dengan pasangan yang berselingkuh darimu, kamu tidak akan mendapatkan suasana hubungan seperti sebelum terjadinya perselingkuhan karena kamu pernah disakiti. 

Namun, kabar baiknya adalah hubungan kamu dengan pasangan mungkin akan lebih baik dan lebih kuat lagi, daripada yang sebelumnya. Sebab, dia benar-benar tidak mau berlingkuh lagi. Itupun, kalau iya!

Usahakan

Saat kamu mengetahui dia berselingkuh di belakangmu, pasti rasanya sakit dan campur aduk. Sekarang saatnya untuk menyembuhkan rasa sakit akibat perselingkuhan pasanganmu. 

Dengan bantuan profesional seperti psikolog pernikahan, cobalah untuk mencari penyebab awal perselingkuhan dalam hubunganmu. Ini mungkin tidak akan terpikir padamu, pada saat-saat awal terjadinya perselingkuhan. Kalau kamu siap, lakukanlah.

Kemungkinan, salah satu antara kamu dan dia mempunyai masalah komunikasi jauh sebelum terjadinya perselingkuhan. Cobalah untuk memperbaiki komunikasi kalian untuk mencegah hal ini terjadi kembali di masa mendatang, jika kamu memilih bertahan.

Sembuh dari perselingkuhan bukan hal mudah

Setelah melakukan terapi dan komunikasi kamu dengan pasangan telah membaik, kamu akan merasa lebih baik. Kamu akan mengalami momen di mana kamu tidak memikirkan perselingkuhan ini lagi. 

Namun, ada saatnya kamu tiba-tiba akan mengingatnya kembali dan ingin lari darinya. Rasa sakit yang kamu alami akan terasa seperti saat pertama kali kamu mengalaminya. 

Hal ini merupakan sesuatu yang normal dari sebuah kesedihan. Ingatlah, ini adalah sembuh dari perselingkuhan. Bersabarlah dengan dirimu.

Menghukum dia akan mengakibatkan hal yang lebih buruk pada hubunganmu dan pasangan. Perjalanan untuk memaafkan merupakan salah satu yang terpanjang, jadi berbaik hatilah pada diri kamu sendiri. 

Jika kamu merasakan tidak bisa memaafkannya dan selalu curiga kepadanya, lebih baik kamu bicarakan dengannya. Kalau kamu merasa lebih baik berpisah, lakukanlah.

Bingkai ulang

Daripada kamu melihat sebuah perselingkuhan sebagai akhir dari suatu hubungan, cobalah untuk berpikir bahwa perselingkuhan dapat menjadikan dirimu yang baru setelah berpisah dengan pasangan. 

Jadikan ini sebagai kesempatan untuk berkomunikasi dengan teman dan keluarganya atau mengikuti sebuah komunitas yang kamu sukai untuk menambah teman baru. 

Memang rasa sakit akibat perselingkuhan susah dihilangkan. Namun, jangalah takut untuk berkencan dengan orang lain. Atur waktu untuk melakukan hal-hal yang menarik bersama.[]