Ekonomi

Harus Cepat Diperbaiki, 5 Kesalahan Ini Buat UMKM Cepat Bangkrut

Di masa sulit ini, banyak pelaku usaha yang dibayangi-bayangi ancaman usaha bangkrut.


Harus Cepat Diperbaiki, 5 Kesalahan Ini Buat UMKM Cepat Bangkrut
Pekerja menata barang dagangan di kios sentra kerajinan berbahan rotan di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (13/9/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Di masa sulit ini, banyak pelaku usaha yang dibayangi-bayangi ancaman usaha bangkrut. Padahal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran sangat penting dalam perekonomian Tanah Air.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengungkapkan, setidaknya saat ini ada lebih dari 65 juta pelaku UMKM di Indonesia.

Hanya saja, sangat sedikit pelaku UMKM Indonesia yang berhasil mengembangkan usahanya jadi lebih besar. 

Di lapangan, Anda bisa mendapati keberadaan UMKM yang sudah berdiri selama puluhan tahun. Meski begitu, usaha yang mereka jalankan terkesan jalan di tempat.

Tidak ada peningkatan omzet secara drastis. Bahkan, sejak awal pendirian usaha sampai saat ini, angka penjualannya masih berada di angka yang itu-itu saja.

Walau beragam upaya dan kerja keras telah mereka lakukan, usaha mereka malah terancam bangkrut.

Perlu diakui, usaha bangkrut memang menjadi ancaman nyata para pelaku UMKM di Indonesia. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan untuk menghindarinya?

Pertama-tama, kenali 5 kesalahan yang kerap menjadi pemicu kenapa pelaku UMKM harus mengalami usaha stagnan atau usaha bangkrut.

Lalu, waspadalah dan jangan sampai Anda melakukan kesalahan-kesalahan tersebut.