News

Haru, Anjing di Thailand Setia Tunggui Pemiliknya yang Meninggal Karena Corona

Anjing itu pun kini dilaporkan telah dirawat oleh para tetangga yang peduli


Haru, Anjing di Thailand Setia Tunggui Pemiliknya yang Meninggal Karena Corona
Anjing setia itu sendirian menjaga rumah pemiliknya yang meninggal karena COVID-19 ( ViralPress via Mirror)

AKURAT.CO, Kisah seekor anjing yang setia menunggui pemiliknya yang meninggal corona berhasil membuat trenyuh warga dunia. Terlebih dari foto-foto yang beredar, anjing tersebut tampak menunjukkan raut kesedihan yang mendalam.

Tampak pula bagaimana matanya terlihat berlinang, dan mulutnya menganga seperti hendak memanggil pemiliknya. Menurut laporan, anjing itu sendirian menunggu di rumah, dan ia belum tahu bahwa pemiliknya ternyata sudah tiada.

Seperti diwartakan Mirror, kisah menyayat hati itu terjadi di provinsi Chachoengsao, Thailand. Pada 20 April lalu, sang pemilik yang bernama Saeng-Ngern Thanarungwit dilarikan ke rumah sakit karena menderita corona. Sembilan hari kemudian, Thanarungwit dinyatakan meninggal dalam usia 76 tahun.

Kemudian yang menambah prihatin adalah semua keluarga Thanarungwit ternyata juga terinfeksi corona. Hal inilah yang membuat rumah menjadi kosong, dan akhirnya anjing tersebut tinggal sendirian tanpa teman.

Rekaman menunjukkan anjing itu berdiri di dalam garasi pada 4 Mei. Di situ, ia juga terlihat setia menjaga properti pemilik dan keluarganya yang tengah pergi.

ViralPress via Mirror

Anjing itu pun kini dilaporkan telah dirawat oleh para tetangga yang peduli. Tetangga telah memberinya makan melalui pintu gerbang sampai anggota keluarga lainnya pulih dan dapat kembali ke rumah.

Salah satu tetangga yang merawat lantas mengatakan, bagaimana meski berada di dekat orang asing, anjing tersebut tetap bersikap lembut. Namun, di sisi lain, anjing itu dikatakan selalu tampak ketakutan dan kesepian. Hal ini bisa dimaklumi karena sudah seminggu lebih, dia sendirian menjaga rumah dan menunggu pemiliknya pulang.

"Pemilik anjing itu meninggal karena virus (corona).

"Dia tampak sangat sedih karena dia sendirian dan orang lain di keluarganya dibawa ke rumah sakit.

"Sejak kami tahu dia sendirian, kami datang untuk memberi makanan anjing sejak kami tahu dia sendirian.

"Awalnya kami tidak tahu bahwa semua anggota keluarga ada di rumah sakit, jadi dia pasti sudah kelaparan berhari-hari sebelum kami menemukannya," ucap seorang tetangga bernama Arnon Namporn.

Tetangga itu menambahkan bahwa mereka berencana untuk membawakan anjing itu makanan dan air sampai keluarganya pulih dan kembali ke rumah.

"Kami memang memberinya makan tapi ia pasti masih sedih karena sendirian di rumah. Anjing itu tidak punya siapa-siapa sekarang. Saya berharap keluarganya segera kembali sehingga ia tidak lagi kesepian," sambungnya.

Pada Senin (3/5), Thailand mencatat 2.112 infeksi COVID-19 baru, sedangkan kematian tambahan ada 15 kasus. Pada Jumat (7/4)nya, kasus baru harian juga bertambah hingga 2 ribu-an, dan menjadikan total kasus menjadi 78 ribu lebih. Sementara, jumlah total kematian pada hari itu mencapai 363 kasus, seperti tercantum dalam pantauan Worldometers.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co