Lifestyle

Hari Tanpa Daging Sedunia, Ini Manfaatnya untuk Tubuh dan Lingkungan

Mengurangi konsumsi daging akan berdampak baik bagi kesehatan dan lingkungan


Hari Tanpa Daging Sedunia, Ini Manfaatnya untuk Tubuh dan Lingkungan
Hari Tanpa Daging Sedunia

AKURAT.CO, Hari Tanpa Daging Sedunia dirayakan setiap tanggal 15 Juni. Berbeda dengan Hari vegetarian sedunia yang diperingati pada 1 November. Dilansir dari Happy Day 365, pada Hari Tanpa Daging Sedunia semua orang diharapkan tidak mengonsumsi daging.

Meskipun kamu adalah seorang omnivora yang makan daging setiap hari dan tidak pernah bisa  hidup tanpa makan daging, namun Hari Tanpa Daging Sedunia adalah hari yang tepat untuk beristirahat dari daging. 

Para ilmuan menigatakan bahwa pada 2050, populasi dunia akan meningkat menjadi lebih dari 9 miliar orang, yang 30 persen lebih tinggi dari sekarang. Jika manusia tidak mengubah pola makannya, maka produksi daging akan terus meningkat hingga mencapai 200 juta ton. Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk mengurangi konsumsi daging. 

Menurut sejumlah penelitian, mengurangi konsumsi daging tak hanya berdampak bagi kesehatan, tapi juga lingkungan. Berikut AKURAT.CO rangkum beberapa manfaat dari puasa daging: 

Menyelamatkan lingkungan 

Jika tidak makan danging satu hari saja, kamu sudah menghemat pemakaian air harian untuk sembilan orang. Selain itu, memlihara hewan  membutuhkan sejumlah besar tanah, pakan, energi, dan air. Dan menurut laporan yang diterbitkan oleh Worldwatch Institute, lebih dari 51 persen emisi gas rumah kaca global disebabkan oleh peternakan hewan. Untuk turut menyelamatkan lingkungan pilih sumber protein alternatif untuk mengurangi kerusakan ini secara signifikan.

Kadar kolesterol menurun

Kadar kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit serius, seperti penyakit arteri koroner, serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer. Agar terjindar dari penyakit-penyakit ini, kamu bisa mengurangi atau berhenti mengonsumsi daging merah bisa mengurangi jumlah lemak jenuh, yang berkaitan dengan kadar kolesterol. 

Tingkat asam pada tubuh  berkurang

Daging merah menghasilkan muatan asam tinggi bagi tubuh. Sementara tingkat keasaman tubuh yang tidak seimbang akan membuat tubuh mudah terkena penyakit. 

Menurutnya para ahli, keasaman yang tinggi dalam tubuh menciptakan lingkungan yang sempurna untuk penyakit. Misalnya, stres dan kurang tidur bila dicampurkan dengan asam akan menurunkan resistensimu terhadap penyakit mortalitas tinggi seperti kanker dan diabetes. 

Kulit lebih sehat

Kulit bening dimulai dari dalam. Kandungan pada buah-buahan dan sayuran, seperti A, C, dan E yang diketahui dapat memerangi radikal bebas penyebab jerawat dan masalah kulit lain.

Mengurangi berat badan

Menghentikan konsumsi daging merah akan membuatmu  kehilangan banyak kalori yang berdampak pada berat badan. Awalnya mungkin tidak tampak perbedaan secara signifikan, tetapi lama kelamaan akan terlihat bahwa orang yang berhenti mengasup daging kehilangan lebih banyak berat badan.[]