News

Hari Pertama Bekerja sebagai PM Malaysia, Ini yang Dilakukan Anwar Ibrahim dengan Kabinetnya

Hari Pertama Bekerja sebagai PM Malaysia, Ini yang Dilakukan Anwar Ibrahim dengan Kabinetnya
Anwar Ibrahim (tengah) memulai hari pertamanya bekerja sebagai Perdana Menteri Malaysia, Jumat (25/11). (AFP)

AKURAT.CO Menjabat sebagat Perdana Menteri (PM) Malaysia yang baru, Anwar Ibrahim telah memutuskan untuk menyusutkan susunan kabinet menterinya, lebih kecil dari pemerintahan sebelumnya.

Agenda itu disampaikan pada Jumat (25/11), dan menjadi bagian dari kebijakan pertama yang diambil Anwar usai dipilih Raja untuk menjadi PM, memecah kebuntuan menyusul pemilu gantung. Sebelumnya, beberapa agenda telah disampaikan Anwar pada Kamis, saat berbicara di konferensi pers pertamanya sebagai PM. Beberapa misi yang diungkapnya termasuk seruan untuk pemerintah persatuan, penolakan gaji, hingga komitmen untuk melawan korupsi.

Berbicara di hadapan awak media, Anwar juga mengatakan dukungan untuk koalisinya yang berkuasa, dengan kursi melebihi dua pertiga mayoritas di Parlemen.

baca juga:

Setelah penantian panjang, anak didik Mohamad Mahathir itu berhasil menjabat sebagai PM Malaysia ke-10. Namun, ia menduduki kursi pemimpin di masa yang penuh tantangan, dengan ekonomi yang melambat, dan negara yang sangat terpecah usai pemilu yang ketat.

Bagaimanapun, Raja telah memandatkan untuk menghilangkan gejolak politik, dan Anwar pun langsung berdiskusi tentang pembentukan kabinet saat mulai bekerja sebagai PM. 

Parti Islam Se-Malaysia (PAS) mengatakan akan membahas tawaran dari Anwar untuk bergabung dengan pemerintah persatuan. Dalam pemilihan Sabtu lalu, PAS sukses meraup kemenangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan partai Islam ini telah memposisikan dirinya sebagai perwakilan utama bagi komunitas Melayu.

PAS, yang telah memenangkan kursi terbanyak dari partai tunggal manapun, menyatakan siap untuk memegang pengaruh besar dalam politik Malaysia. Ini termasuk apakah mereka akan bergabung dengan pemerintahan Anwar atau tetap berada di oposisi.

Anwar, yang saat ini berusia 75 tahun, dilantik pada Kamis (24/11) sore, mengakhiri perjalanan politik tiga dekadenya sebagai anak didik Mahathir, pemimpin protes, tahanan yang dihukum karena sodomi dan tokoh oposisi.

Pada Jumat pagi, Anwar tiba di Perdana Putra, yang menampung Kantor PM Malaysia untuk hari pertama kerja, Straits Times melaporkan. []