News

Hari Kesembilan Pencarian, Tim SAR Kembali Angkat 3 Korban Tertimbun Longsor Sumedang

Tim SAR bersama aparat gabungan kembali menemukan 3 korban meninggal dunia tertimbun longsor di Desa Cimanggung, Sumedang.


Hari Kesembilan Pencarian, Tim SAR Kembali Angkat 3 Korban Tertimbun Longsor Sumedang
Peristiwa longsor di Sumedang (DOK: BNPB)

AKURAT.CO, Tim SAR bersama aparat gabungan kembali menemukan 3 korban meninggal dunia tertimbun longsor di Desa Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu 16/1/21 kemarin. Total korban jiwa yang berhasil diangkat dari timbunan longsor kini mencapai 28 orang.

Jumlah korban yang belum ditemukan 12 orang. Pencarian korban longsoran itu kini memasuki hari kesembilan sejak peristiwa terjadi pada Sabtu, (9/1/2021) lalu.

Data dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Minggu 17 Januari 2020 pukul 03.59 WIB, total korban yang berhasil ditemukan tim gabungan berjumlah 28 orang dan 12 orang masih dinyatakan hilang.

Proses pencarian korban jiwa itu masih terkendala. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengungkapkan kegalauan ndala yang dihadapi yakni cuaca hujan. Di sisi lain, tim evakuasi juga harus ektra hati-hati terhadap potensi longsor susulan.

"Karena seperti yang diinformasikan Badan Geologi, masih ada retakan di beberapa titik lokasi longsor, sehinggga tim gabungan perlu menjaga keselamatan saat melakukan evakuasi," ujarnya.

Tim gabungan telah mengerahkan 4 alat berat dalam proses evakuasi korban selama beberapa hari kedepan. Selain pencarian korban, data sementara menunjukan sebanyak 1.020 orang mengungsi akibat longsoran itu.

Mereka terbagi di pos pengungsian Lapangan Taman Burung dan rumah kerabat yang aman dari potensi longsor. Untuk diketahui longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini telah terjadi pada Sabtu 9/1/2021. Longsor terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.[]