News

Hari ke-25 PPKM Level 4, Angka Kematian Akibat COVID-19 Makin Bikin Merinding

Masyarakat Indonesia harus lebih ketat menjalankan protokol kesehatan


Hari ke-25 PPKM Level 4, Angka Kematian Akibat COVID-19 Makin Bikin Merinding
Situasi Covid-19 hari ini (Satgas Covid-19)

AKURAT.CO  Masyarakat Indonesia nampaknya memang masih harus berhati-hati. Statistik kasus Covid-19 hari ini, Selasa (27/7/2021) menunjukan lonjakan kasus yang benar-benar bikin merinding hanya dalam 24 jam. Baik kasus terkonfirmasi positif Covid-19 maupun kasus kematian. 

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19 pada hari ini, Selasa (27/7/2021), kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini jauh melambung dibandingkan kemarin. Hari ini tercatat ada 45.203 kasus, sehingga total orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3.239.936 orang.

Sementara kemarin kasus harian tercatat turun drastis. Hanya ada 28.228 orang. Itu artinya dalam 24 jam terdeteksi ada 16.975 kasus baru. 

Peningkatan kasus itu terjadi ditengah mulai terdengarnya krisis oksigen untuk pasien Covid-19 di daerah-daerah. 

Sementara jumlah orang sembuh hari ini juga tercatat ada perbaikan. Sama seperti kemarin, hari ini jumlah orang sembuh tercatat ada 47.128 orang lebih besar dibandingkan kemarin, Senin (26/7/2021) maupun hari-hari sebelumnya.

Lonjakan orang sembuh hari ini menambah daftar total orang sembuh di Indonesia mencapai 2.596.820 orang. 

Sementara, jumlah orang wafat hari ini juga naik dibandingkan kemarin. Hari ini tercatat ada 2.069 orang wafat. Sementara kemarin tercatat ada 1.487 wafat setelah terdeteksi mengidap Covid-19. 

Disisi lain, kinerja vaksinasi dikalim terus membaik. Hari ini, tercatat ada 550.229 divaksin dosis pertama. Sehingga total yang sudah divaksin dosis pertama mencapai 45.278.549 orang. Kemarin tercatat ada 258.346 orang divaksin dosis pertama. 

Sementara sebanyak 536.465 orang hari ini telah menjalani vaksinasi dosis kedua. Sehingga total yang sudah divaksin dosis kedua yakni 18.666.343 orang. Sementara kemarin 223.374 orang telah menjalani vaksinasi dosis kedua. 

Penurunan jumlah kasus hari ini memang dipengaruhi oleh jumlah tracing yang juga kecil. Berdasarkan laporan harian Satgas Covid-19, jumlah orang yang diperiksa atau dites hari ini sebanyak 180.202 orang. Sementara pemerintah menargetkan testing dan tracing bisa menjangkau 400 orang setiap hari. 

Demi mencegah penularan Covid-19, masyarakat terus diimbau untuk selalu mencuci tangan setelah menyentuh berbagai benda di tempat umum yang berpotensi disentuh banyak orang. 

Bila menggunakan masker secara benar sudah dilakukan dan mencuci tangan sudah rutin dilakukan, upaya lain yang harus digalakkan adalah menjaga jarak. Menjaga jarak ini juga cukup efektif untuk pencegahan penularan Covid-19.

Meski paling efektif mencegah penularan Virus Corona (Covid-19), aktivitas menjaga jarak kerap kali sulit dilakukan. Misalnya di transportasi umum karena keterbatasan ruang. Untuk itu, jaga jarak juga mesti dibekali dengan pakai masker agar efektif.

Tak hanya itu saja, sebisa mungkin masyarakat harus menghindari kerumunan yang berpotensi mempersempit ruang jaga jarak dengan orang lain yang tidak dikenal. 

Makanya, segala macam kegiatan yang bisa mengumpulkan orang dilarang selama pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini.

Secara umum, 3M adalah benteng utama bagi setiap orang untuk menghindarkan diri dari paparan Virus Corona, terlepas dari kondisi tubuh orang bersangkutan. 

Apalagi, imunitas seseorang berbeda-beda. Namun jika bentengnya kuat, pertahanan melawan virus ini bisa maksimal. Protokol 3M harus dilaksanakan secara masing-masing oleh semua orang tanpa terkecuali dalam kehidupan sehari-hari.[]