Olahraga

Hari Ini, Tim Gugus Tugas dan LADI Temui WADA di Swiss Bahas Pencabutan Sanksi

“Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar kami dapat menjalankan tugas yang sudah diamanatkan kepada kami," kata Raja Sapta Oktohari.


Hari Ini, Tim Gugus Tugas dan LADI Temui WADA di Swiss Bahas Pencabutan Sanksi
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari (NOC INDONESIA)

AKURAT.CO, Tim Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA yang dipimpin oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari bersama dengan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) telah berangkat ke Lausanne, Swiss untuk bertemu dengan Lembaga Anti-Doping Dunia (WADA), Selasa (7/12)

Kunjungan tersebut bagian dari upaya pencabutan sanksi yang diterima oleh Indonesia. Tim Gugus Tugas dan LADI dijadwalkan bertemu dengan WADA pada Rabu (8/12) hari ini. Turut hadir dalam kunjungan adalah Sekretaris Jenderal (Sekje) Gugus Tugas, Fitrian Yudis; Wakil Ketua LADI; Rheza Maulana, dan Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto.

Dalam kunjungan itu, Raja Sapta Oktohari berharap kunjungannya bisa membuahkan hasil positif.  Dia ingin LADI bisa segera terbebas dari sanksi dan Indonesia bisa mendapatkan kembali hak-haknya di kejuaraan olahraga internasional. 

“Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar kami dapat menjalankan tugas yang sudah diamanatkan kepada kami, yakni akselerasi sanksi WADA ini secepatnya,” kata Raja Sapta Oktohari melalui siaran pers melansir Antara.

LADI sebelumnya hampir merampungkan persyaratan serta permasalahan yang tertunda (pending matters) yang menjadi penyebab sanksi WADA.

Di antara sanksi itu, bendera Merah Putih tak diizinkan berkibar di berbagai event regional, kontinental atau kejuaraan dunia, dan Indonesia juga tak boleh menjadi tuan rumah untuk event olahraga internasional. 

Salah satu kasus penerapan sanksi yang membuat masyarakat terpukul adalah saat larangan pengibaran bendera Merah Putih ketika Indonesia juara Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark.

Sejak itu, LADI semakin bekerja keras untuk merampungkan urusan yang tertunda, agar Indonesia bisa bebas dari sanksi WADA.

Beberapa Pending Matters Sudah Diselesaikan LADI 

Dalam keberangkatannya ke Swiss, beberapa urusan atau syarat yang sempat tertunda (pending matters) sudah diselesaikan oleh LADI dan Gugus Tugas. 

Di antaranya  menyangkut susunan pengurus penuh waktu di LADI serta rencana tes doping (TDP) yang meliputi tes di dalam dan luar kompetisi.

“Gugus Tugas akan berusaha maksimal melakukan diplomasi sehingga sanksi WADA terhadap LADI bisa segera ditangguhkan,” kata Raja Sapta Oktohari.

“Ini bukan cuma untuk melihat Merah Putih berkibar lagi, tetapi juga Indonesia memiliki banyak rencana untuk membawa banyak event olahraga ke Indonesia," tambahnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com
Sumber: INDOSPORT