News

Hari Ini 8.033 Orang di DKI Dinyatakan Positif Covid-19

Jumlah kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta per hari ini, Jumat (23/7/2021), mengalami penurunan.


Hari Ini 8.033 Orang di DKI Dinyatakan Positif Covid-19
Pedagang baju menggunakan motor menjajakan dagangan di depan gerbang Monumen Nasional (Monas) yang ditutup, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Jumlah kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta per hari ini, Jumat (23/7/2021), mengalami penurunan. Dengan begitu, jumlah kasus harian di DKI dalam beberapa terakhir ini berangsur melandai di bawah 10 ribu pasien. Pekan sebelumnya jumlah kasus harian di DKI stagnan di 12.000 pasien sehari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, hari ini pihaknya mencatat sebanyak 8.033 kasus baru setelah melakukan tes PCR pada 32.993 orang di lima kota administrasi Jakarta.

"Sebanyak 32.993 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.033 positif dan 24.960 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 11.581 orang dites dengan hasil 1.064 positif dan 10.517 negatif," kata Dwi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Dengan adanya penambahan kasus positif hari ini, maka secara keseluruhan jumlah kasus aktif di Jakarta mencapai 778.520 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 687.864 dan total 11.021 orang meninggal dunia.

"Tingkat kesembuhan 88,4 persen dan tingkat kematian 1,4 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," tutur Dwi.

Dalam ledakan Covid-19 gelombang kedua ini, positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta juga terus meroket naik. Dinas Kesehatan mencatat positivity rate dalam sepekan terakhir sebesar 27 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2 persen. Angka ini masih jauh dari standar aman yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," kata Dwi.

Provinsi DKI Jakarta adalah wilayah yang terkategori dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Penerapan itu berlaku 21 hingga 25 Juni 2021 mendatang. Pemerintah menganggap penerapan PPKM Darurat untuk membendung penyebaran wabah Covid-19 di DKI tak efektif. Hal itu dibuktikan dengan mobilitas masyarakat di luar rumah yang masih sukar dikendalikan.[]