News

Hari Guru Nasional, Sandiaga Uno Dorong Kesejahteraan Guru Honorer

Sandiaga mengatakan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.


Hari Guru Nasional, Sandiaga Uno Dorong Kesejahteraan Guru Honorer
Potret kegiatan Sandiaga Uno di sela-sela WFH (Instagram/sandiuno)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno turut menyampaikan ucapan selamat Hari Guru Nasional yang diperingati pada Rabu (25/11/2020).

Sandiaga mengatakan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Kemajuan suatu bangsa adalah bagaiaman guru bisa mendidik generasi ke depan, bukan hanya ilmu pengetahun dan teknologi tapi juga iman dan takwa dan memiliki akhlakul karimah.

“Selamat Hari Guru Nasional, dari didikan para guru saya berharap akan terlahir putra-putri bangsa yang mampu menghadirkan solusi, berkontribusi besar dalam menggerakkan perekonomian bangsa yang dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Pengusaha nasional ini pun mengutip pernyataan Presiden pertama Indonesia, Soekarno atau Bung Karno yang berbunyi ‘Kami menggoyangkan langit, menggemparkan darat dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari dua setengah sen per hari. Bangsa yang bekerja keras bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli, bangsa yang rela menderita demi pembelian cita cita’.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (HIPMI) ini mengatakan kata-kata Bung Karno tersebut diberikan saat Indonesia baru saja lepas dari penjajahan. Namun masih sangat relevan dengan hari ini.

Pada saat Bung Karno menyataan hala itu ekonomi Indonesia ada di titik terendah. Jumlah penduduk meningkat tajam, makanan yang terbatas. Hampir semua orang Indoensia hidup sangat miskin. Dan jika pakai standar sekarang kita dalam keadaan yang sangat terpuruk. Namun Sandi optimis, Indonesia justru berasa di puncaknya saat Bung Karno memberikan pesan tersebut.

“Kini 75 tahun setelah setelah itu dunia bergejolak, pandemi, krisis ekonomi, namun kita punya modal besar. Namanya modal generasi milenial, tapi generasi milenial ini harus dikawal. Siapa yang mengawal, ya para guru. Saya anak guru, ibu saya seorang guru. Saya melihat bahwa pendidikan kita harus terus kita tingkatkan di tengah pandemi, di tengah pembelajaran jarak jauh,” pungkas Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mendorong agar tercipta pendidikan yang tuntas dan berkualitas. Bukan hanya infrastrukturnya, tapi juga kesejahteraan para guru.

“Guru sekarang menjadi garda terdepan di tengah pandemi dan keterpurukan ekonomi kita, guru-guru honorer juga banyak yang sudah lama sekali menunggu keadilan, hadir untuk kepastian mereka mencapai kesejahteraan,” harapnya.