News

Harga Cabai Rawit di Nunukan Kembali Alami Kenaikan

Sehari menjelang Ramadan, harga cabai rawit di Nunukan mengalami kenaikan


Harga Cabai Rawit di Nunukan Kembali Alami Kenaikan
Pedagang memilah cabai rawit merah yang dijajakannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (15/1/2020). Menurut pedagang, harga cabai di wilayah Jakarta mengalami kenaikan secara variatif seperti cabai keriting dari Rp55 ribu menjadi Rp70 ribu per kg dan cabai rawit merah dari Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kg. Hal tersebut terjadi karena minimmya pasokan dari petani akibat tingginya curah hujan. (AKURAT.CO/Dharma WIjayanto)

AKURAT.CO, Harga cabai rawit di semua pasar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kembali mengalami kenaikan sehari menjelang bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah.

"Harga saat ini naik menjadi Rp90.000 per kilogram dari sebelumnya Rp80.000 per kilogram. Harga kembali naik sejak dua hari lalu," sebut Kasma, pedagang bumbu masak di Pasar Yamaker Kelurahan Nunukan Barat, pada Senin, (12/4/2021).

Bahkan, perempuan paruh baya ini menyebutkan lebih parah lagi harga cabai rawit lokal atau hasil pertanian Kabupaten Nunukan yang kembali naik hingga Rp120.000 per kilogram.

Kasma mengaku, memasuki bulan suci Ramadan tahun ini harga-harga kembali naik khususnya cabai rawit yang didatangkan dari Sulawesi Selatan.

"Baru dua hari ini harga cabai rawit naik karena mau puasa," ujar Kasma.

Pedagang lainnya di Pasar Inhutani Kelurahan Nunukan Utara bernama Mariati pada hari yang sama mengakui harga cabai rawit kembali naik setelah sebelumnya sempat turun menjadi Rp80.000 per kilogram.

Mariati yang juga agen penyalur bumbu masak di Pasar Inhutani ini mengatakan harga cabai rawit naik karena banyaknya permintaan menyambut Ramadan 1442 H.

Kemudian, lanjut dia, pasokan dari Sulsel menurun ke Kabupaten Nunukan disebabkan oleh banyaknya permintaan dari pedagang di daerah lainnya.

"Memang pasokan sekarang ini kurang karena banyak permintaan pedagang lain di daerah lain makanya pasokan ke sini (Nunukan) jadi kurang," beber Mariati.

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co