Olahraga

Hangtuah Angkat Bicara Soal Pembatalan IBL 2020


Hangtuah Angkat Bicara Soal Pembatalan IBL 2020
Center Amartha Hangtuah, Emilio Dacre Parks, dalam pertandihngan melawan Prawira Bandung dalam seri keenam IBL 2020 yang bergulir di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/3). (IBLINDONESIA)

AKURAT.CO, Salah satu klub peserta Indonesia Basketball League (IBL) 2020, Amartha Hangtuah merasa kecewa dengan keputusan untuk membatalkan kompetisi liga basket tanah air itu yang dijadwalkan berlangsung pada 13-27 Oktober tanpa alasan yang jelas.

Manajer Amartha Hangtuah, Ferri Juffry mengatakan persiapan IBL sampai saat ini sudah matang, hal itu termasuk mengenai protokol kesehatan, tes PCR secara berkala dengan menerapkan sistem gelembung selama kompetisi berlangsung.

“Kami kecewa bukan hanya Hangtuah, tapi juga IBL. Apalagi sudah ada rekomendasi BNPB dan Kemenpora,” kata Ferri dikutip Antara, Rabu (7/10).

“Kami dengar kan alasannya karena jumlah kasus COVID-19 meningkat. Kalau masalah pandemi, kami berpendapat itu wewenangnya BNPB. Kalau begitu, dari awal mereka tidak akan tanda tangan (MoU).”

Operator IBL memutuskan membatalkan kompetisi musim ini dengan alasan grafik kasus infeksi dan kematian akibat COVID-19 di Indonesia masih belum mereda.

Rencana kelanjutan liga sebelumnya memang telah mendapat lampu hijau dan didukung penuh oleh pemerintah lewat surat rekomendasi dan penandatanganan MoU bersama BNPB.

MoU tersebut berisikan tentang penyelenggaraan olahraga yang aman COVID-19. Kerja sama itu merupakan komitmen penyelenggara dalam menjamin pelaksanaan kompetisi dengan memperhatikan secara penuh protokol kesehatan.

Sementara jika alasannya karena berpotensi menimbulkan keramaian, menurut Ferri, juga tak masuk akal sebab sejak awal IBL berkomitmen kompetisi diselenggarakan dengan sistem gelembung dan tanpa penonton.

“Dari sisi mana keramaian. Kami tidak ada penonton. Semua juga ada di satu hotel, kan tidak akan ada celah. Kami kecewanya karena tidak direstui dan tidak mendapat jawaban konkrit kenapa dibatalkan,” tambah Ferri.

Ferri menambahkan jika berdasarkan rapat internal terakhir bersama IBL, kompetisi musim 2020 tidak akan dilanjutkan sehingga tidak ada juara. Sementara terkait kepastian liga musim depan juga belum dibahas.[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co