Olahraga

Hamilton Minta Ucapan Rasis Piquet Ditindak

Nelson Piquet menyebut kata “neguinho” yang bernada rasis untuk menyebut Lewis Hamilton dalam insiden dengan Max Verstappen di Grand Prix Inggris 2021.


Hamilton Minta Ucapan Rasis Piquet Ditindak
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton. (TWITTER/Mercedes)

AKURAT.CO, Pembalap Formula One (F1) asal Inggris, Lewis Hamilton, meminta otoritas olahraganya memberi tindakan terhadap ucapan bernada rasis yang disampaikan legenda balap Brasil, Nelson Piquet, terhadapnya. Pembalap Mercedes itu menyebut Piquet menggunakan cara berpikir “kuno”.

“Itu lebih dari sekadar bahasa. Cara berpikir kuno ini harus dirubah dan tak ada tempat di cabang olahraga kita. Saya dikelilingi perilaku seperti ini dan menjadi target di sepanjang hidup saya. Ada banyak waktu untuk belajar,” cuit Hamilton melalui akun Twitter-nya. “Sudah waktunya untuk bertindak.”

Dalam wawancara dengan Motosport pada November lalu, Piquet menyebut kata “neguinho” yang bernada rasis untuk menyebut Hamilton dalam insiden dengan Max Verstappen di Grand Prix Inggris 2021. Cuplikan video tersebut baru muncul beberapa hari terakhir dan menjadi kontroversi di dunia elite F1.

baca juga:

Selain dari Mercedes, Hamilton mendapatkan pembelaan dari institusi berpengaruh seperti F1 sendiri, Ferrari, McLaren, juga rekan sesama pembalap seperti rekan setim George Russell, serta pembalap Alpine, Esteban Ocon.

“Seluruh bahasa (bernada) rasis dan diskriminatif benar-benar tidak mendapat tempat di masyarakat dan olahraga kita. Cukup sudah. Saya bekerja dan menghabiskan waktu bersama Lewis selama beberapa tahun dan mengenal dia orang yang seperti apa,” cuit Ocon.

“Saya mendukung Lewis dan usahanya yang berkelanjutan untuk membuat olahraga yang kita cintai ini menjadi tempat yang lebih baik bagi semua orang.”

Pernyataan Piquet menjadi persoalan besar tak lain salah satunya karena posisinya sebagai juara dunia tiga kali. Eks pembalap kelahiran Rio De Janeiro, Brasil, 17 Agustus 1952, tersebut menjadi juara dunia F1 pada 1981, 1983, dan 1987.

Sentimen lain yang menyertai situasi ini adalah bahwa Piquet adalah ayah kekasih Verstappen, Kelly Piquet. Sementara itu, komentar “neguinho” disampaikannya tentang insiden tabrakan Hamilton yang menyebabkan Verstappen tak bisa menyelesaikan balapan di GP Inggris tahun lalu.

Pada saat bersamaan, Red Bull memutus kontrak salah satu pembalap uji coba mereka, Juri Vips, yang diketahui mengeluarkan ucapan bernada rasis dalam siaran langsung daring video game. “Tim (Red Bull) tak memaafkan rasisme dalam bentuk apapun,” kata Red Bull.[]