Olahraga

Hamilton: Ini Sudah Dimanipulasi, Man!

“Ini sama seperti di sepakbola. Apakah seharusnya penalti? Ataukah seharusnya tidak? Apa yang bisa kita perbaiki?" kata Max Verstappen.


Hamilton: Ini Sudah Dimanipulasi, Man!
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, ketika beraksi di Grand Prix Abu Dhabi 2021, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (12/12). (TWITTER/Formula One)

AKURAT.CO, Sungguh pun Lewis Hamilton sudah menyampaikan selamat terhadap pembalap Red Bull yang menjadi juara dunia Formula One (F1) 2021, Max Verstappen, namun situasi sepertinya tidak sederhana bagi pembalap Mercedes itu.

Hamilton diketahui mengatakan bahwa balapan telah dimanipulasi melalui saluran komunikasi dari mobilnya ke tim Mercedes di garasi ketika Grand Prix Abu Dhabi 2021, akhir pekan lalu.

“Ini sudah dimanipulasi, Man,” kata Hamilton ketika Verstappen menyalipnya di lap terakhir setelah mendominasi sepanjang balapan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sebagaimana dipetik dari The Guardian.

baca juga:

Mercedes mengajukan dua keluhan tak lama setelah seri terakhir di Abu Dhabi selesai pada Minggu (12/12) namun ditolak oleh pengawas balapan. Meski demikian, pengawas balapan memberikan kesempatan kepada Mercedes untuk mengajukan banding sampai Kamis (16/12) pukul 19.00 waktu setempat.

Mercedes menganggap Federasi Otomotif Internasional (FIA) melakukan campur tangan yang tidak adil melalui direktur balapan, Michael Masi, untuk memastikan Max Verstappen berada di belakang Hamilton di lap terakhir.

Pemicunya adalah insiden pembalap Williams, Nicholas Latifi, menabrak pembatas sirkuit di lap ke-53. Pengawas balapan kemudian menurunkan mobil pengaman yang mewajibkan pembalap terdepan berada di belakang mereka.

Masi diketahui memberikan izin kepada pembalap yang berada di antara Hamilton dan Verstappen yang sudah di-overlap boleh mendahului pembalap terdepan. Ketika itu, pembalap terdepan adalah Hamilton dan Mercedes menganggap kebijakan ini sengaja untuk memberikan Verstappen keuntungan.

Verstappen sendiri tak membantah bahwa kebijakan tersebut tidak memuaskan seluruh pihak. Pembalap asal Belanda yang meraih gelar juara dunia pertamanya tersebut juga menganggap aturan seperti itu bisa diperbaiki di masa depan.

“Ini sama seperti di sepakbola. Apakah seharusnya penalti? Ataukah seharusnya tidak? Apa yang bisa kita perbaiki? Hal-hal ini adalah yang harus Anda pertimbangkan, sudah tentu,” ucap Verstappen.

“Tetapi saya dan tim tidak melakukan sebarang kesalahan pun. Kami hanya membalap dan ketika ada lampu hijau, jadi itu juga membuat kami benar-benar nikmat untuk dirayakan bagi kami.”[]