Olahraga

"Hamilton Hebat karena Ingin Menang tanpa Henti"

"(Lewis Hamilton) seorang pembalap yang meraih banyak tetapi tetap bekerja untuk setiap kemenangan seperti yang pertama," kata Andrew Shovlin.


"Hamilton Hebat karena Ingin Menang tanpa Henti"
Setelah absen di Grand Prix Sakhir di Bahrain, akhir pekan lalu, Pembalap Mercedes Lewis Hamilton bersiap kembali beraksi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akhir pekan ini. (F1)

AKURAT.CO, Tim di belakang layar Mercedes angkat bicara tentang keberhasilan Lewis Hamilton menjadi juara dunia dengan penampilan yang seakan-akan “di atas rata-rata”. Salah satu yang tercatat adalah karakter Hamilton yang selalu merasa gelisah untuk terus meraih kemenangan.

“Dia jelas telah memecahkan seluruh rekor yang bisa dilihat untuk dicapai seorang pembalap yang meraih banyak tetapi tetap bekerja untuk setiap kemenangan seperti yang pertama, yang benar-benar dilakukannya, (dan) Anda memahami mengapa dia di posisinya,” kata Direktur Teknisi, Mercedes, Andrew Shovlin, sebagaimana dipetik dari Crash.

“Itu karena kerja keras, dedikasi, dan keinginannya untuk menang tanpa henti.”

Menurut Shovlin, Hamilton adalah tipikal pembalap yang selalu memperbaiki kesalahan setiap kali ia gagal memenangi balapan. Jika masalah yang sama kembali datang di balapan berikutnya, Hamilton bisa mengatasinya dan tetap menang.

“Pemahaman tanpa lelah dan proses meningkatkan diri yang dilewati yang menurut saya pasti sangat melelahkan karena itu tidak pernah berhenti,” kata Shovlin.

Hamilton, sebagaimana dunia tahu, tahun lalu memecahkan rekor tujuh gelar juara dunia milik Michael Schumacher yang sudah bertahan sejak 2004. Tak sampai di situ, Hamilton seperti masih belum berhenti karena ia telah menunjukkan ambisinya dengan menjuarai Grand Prix Bahrain 2021, 28 Maret silam.

Direktur Olahraga Mercedes, Ron Meadows, mengatakan bahwa Hamilton nyaris tak punya kelemahan. Senada dengan Shovlin, Meadows menyebut bahwa pembalap juara dunia kulit hitam pertama di dunia tersebut selalu bisa meningkatkan kelemahannya.

“Bakat alam, dia juga punya etos kerja yang luar biasa tetapi dia adalah paket lengkap. Anda tidak bisa menemukan kelemahan apapun dalam diri Lewis. Bertambahnya waktu dia hanya semakin kuat,” kata Hamilton.

Pemimpin Strategis Mercedes, James Vowles, mencatat daya juang Hamilton bahkan ketika ia tidak sedang bersaing untuk posisi dua terdepan. Menurut Vowles, tim kerap memberitahu Hamilton bahwa ia tidak dalam posisi bisa menang namun sang pembalap justru termotivasi.

“Dia mungkin frustrasi dan kesal jika Anda melakukan kesalahan atau menempatkan dia ke dalam situasi yang sulit. Tetapi dia menunjukkannya dan itulah apa yang sudah dia lakukan ketika kami bersamanya,” kata Vowles.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu