Lifestyle

7 Hal yang Harus Dihindari Saat Mendekorasi Kamar Anak

Bagi kamu yang baru memutuskan untuk memberikan anak lamar sendiri, berikut hal-hal yang seharusnya dihindari


7 Hal yang Harus Dihindari Saat Mendekorasi Kamar Anak
Anak sedang bermain di kamarnya (UNSPLASH/Tanaphong Toochinda)

AKURAT.CO  Mendekor kamar anak memang bukan perkara gampang. Orangtua juga harus menyelami dunia imajinasi dan keinginan mereka, agar bisa menerjemahkan interior dan furnitur yang pas dan aman untuk anak.

Namun saat memberikan kamar khusus bagi anak, ada beberapa aturan yang sebaiknya diikuti demi keamanan dank enyamanan anak

Bagi kamu yang baru memutuskan untuk memberikan anak lamar sendiri, berikut hal-hal yang seharusnya dihindari seperti dikutip dari HGTV. 

baca juga:

Tidak mengajak anak berdiskusi

Anak-anak yang sudah memasuki usia sekolah, sebaiknya diajak berdiskusi dalam penataan kamarnya, karena di usia ini anak sudah dapat mengutarakan keinginannya.

Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah memilih tema. Anak-anak usia di atas lima tahun sudah mengerti apa yang tema yang mereka inginkan untuk kamarnya.

Usahakan kamu mendengarkan dan mengajak mereka berdiskusi karena pada akhrinya, mereka yang akan menempati ruangan itu.

Kamu dapat mengatur kamar sesuai dengan tokoh favorit atau warna kesukaan mereka. 

Sedangkan untuk anak yang masih berada di usia pra sekolah, umumnya menyukai warna-warna tembok cerah dengan pola kompleks.

Untuk itu, kamu bisa mengecat warna-warna dasar, seperti merah, biru, serta kuning untuk kamar si kecil dibawah usia pra sekolah.

Tidak menutupi tempat berbahaya

Di usia tertentu, seperti balita, dia tertarik dengan benda-benda di sekitar mereka. Tutupi ujung-ujung perabot yang runcing dan tajam untuk memudahkan mereka beraktivitas.

Meletakkan komputer atau televisi di dalam kamar anak

Mendekorasi kamar anak tak perlu dengan hiasan-hiasan mahal karena yang penting selaras dengan keinginan mereka. Kamar anak mesti didesain agar mereka nyaman beristirahat dan betah belajar.

Namun, usahakan untuk tidak menempatkan komputer atau televisi di dalam kamar anak, karena lamu idak dapat senantiasa mengontrol atau apa yang diakses di komputer dan ditonton di televisi.

Biasakan anak menonton televisi dan bermain komputer di ruang keluarga atau ruang kerja kamu yang bisa diakses dengan CCTV.

Tidak ada meja

Belajar di tempat tidur adalah tanda bencana. Tempat tidur harus digunakan untuk tidur saja, dan bukan untuk aktivitas lain.

Jika ruang terlalu sempit, pertimbangkan solusi kreatif seperti memasangkan meja kecil dengan papan pasak di dinding untuk penyimpanan baju. 

Pencahayaan buruk

Salah satu cara agar anak betah dan nyaman berada di dalam kamar adalah pencahayaan baik. Usahakan agar ruangan mereka mendapatkan cahaya yang baik khususnya pada siang hari. 

Sebuah lampu meja terang dengan kepala yang fleksibel, akan menerangi buku dan menjaga mata anak-anak kecil dari ketegangan akibat kurangnya cahaya di malam hari.

Hindari benda kaca

Aturan pertama dan yang paling penting untuk mendekorasi kamar anak-anak adalah tidak meletakkan perabot secara berlebihan. Untuk itu, cara terbaik dalam mendekorasi kamar mereka adalah dengan menambahkan gambar-gambar dari kartun atau buku favorit mereka yang tidak boleh kamu hias dengan benda-benda kaca seperti vas, gambar, dan lampu gantung. Benda kaca ini berpotensi dapat melukai anak.

Dekorasi yang ramai

Membawa terlalu banyak barang dekoratif ke dalam kamar anak akan membuat kamar anak terasa penuh, mudah berantakan, bahkan berpotensi mengundang debu.

Aksen mainan pesawat roket dan langit-langit penuh hiasan menyala saat gelap di langit-langit kamar, mungkin mencerminkan semangat dan keceriaan anak-anak.

Namun, jika kamu benar-benar ingin menghindari dekorasi yang ra dari kamar anak, coba terapkan dekorasi sederhana seperti dinding putih yang menenangkan.