Lifestyle

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Masalah Kesehatan Usai Ramadan

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Masalah Kesehatan Usai Ramadan
Ilustrasi - Hal-hal yang wajib diperhatikan agar terhindar dari masalah kesehatan usai Ramadan (Unsplash/Emma Simpson)

AKURAT.CO  Ramadan telah berakhir, dan tubuh kembali menyesuaikan dengan jam makan normal. Ahli gizi klinis yang berbasis di Dubai, Mitun De Sarkar mengatakan setelah sebulan berpuasa selama Ramadan, sistem pencernaan dan lambung membuat penyesuaian untuk tidak mengonsumsi makanan atau cairan untuk jangka waktu yang lama.

"Ada kemungkinan cairan lambung, seperti asam lambung dan sekresi empedu, tidak diproduksi dalam jumlah normal seperti pada pola makan yang teratur. Penyesuaian ini dilakukan tubuh selama bulan puasa untuk mengatasi kekurangan makanan dan cairan," kata De Sarkar, dikutip AKURAT.CO, Kamis (5/5/2022). 

Oleh karena itu, penting untuk memastikan untuk berhati-hati agar tidak mengejutkan sistem setelah Ramadan berakhir. Transisi ke waktu makan normal harus bertahap.

baca juga:

"Segera setelah Ramadan, ada baiknya untuk melanjutkan puasa intermiten selama beberapa minggu dan perlahan-lahan menambahkan dua jam sebelum dan sesudah jadwal makan untuk meluncur ke rutinitas makan normal," kata De Sarkar.

Untuk melakukan penyesuaian ini, Dr Yogesh Shastri, spesialis gastroenterologi di NMC Specialty Hospital, Abu Dhabi merekomendasikan makan dengan penuh perhatian, hidrasi yang tepat, dan pengaturan pola tidur. Disarankan untuk memilih makanan kaya serat yang dapat dicerna dengan lambat

"Ada aturan dasar tertentu untuk mem-boot ulang metabolisme untuk menghindari penambahan berat badan setelah Ramadan," ujar Dr. Shastri.

Berikut rekomendasi pola makan pasca Ramadan dari De Sarkar agar terhindar dari masalah kesehatan. 

  • Mulailah dengan sarapan pada pukul 11.00, makan siang pada pukul 14.00 dan makan malam pada pukul 19:00. Perlahan-lahan ini bisa beralih ke sarapan pada jam 9 pagi, dengan beberapa camilan kecil di tengah hari.
  • Sarapan bisa berupa oatmeal dengan chia, taburan kayu manis dan beberapa buah beri atau putih telur dengan roti panggang dan sayuran.
  • Makan siang bisa berupa nasi merah dengan ikan atau ayam dan sayuran.Makan malam bisa berupa semangkuk besar salad dengan kacang atau ayam,

Sementara itu, berikut beberapa hal yang harus dihindari setelah Ramadan dari Dr Yogesh Shastri

  • Hindari makan berlebihan dan makan berlebihan.
  • Kunyah setiap potongan makanan dengan baik.
  • Kurangi gorengan dan junk food.
  • Ikuti prinsip sepertiga, yaitu hanya sepertiga perut dengan makanan, sepertiga dengan cairan, dan sisakan ruang untuk pernapasan yang lebih baik.
  • Makanlah tiga kali makan sehat dengan sarapan sebagai makanan terbesar dengan keseimbangan karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat dan serat tinggi.
  • Hindari makan malam larut malam.
  • Batasi konsumsi minuman mengandung mkafein dan berkarbonasi secara berlebihan, seperti kopi, teh, dan cola.
  • Ganti makanan penutup krim dengan buah segar.
  • Minumlah cairan minimal 1,5 sampai dua liter per hari.
  • Hindari jus kemasan dan shake berkalori tinggi.
  • Berhenti merokok, jika kamu seorang perokok. Merokok mengiritasi lapisan perut dan meningkatkan keasaman.
  • Hindari alkohol karena mengandung kalori kosong.
  • Berolahraga setidaknya empat hari dalam seminggu, dengan setiap sesi berlangsung minimal 30-40 menit.Hindari melakukan olahraga yang sangat berat di awal.
  • Tidur lebih awal dan pastikan tidur nyenyak selama tujuh sampai delapan jam di malam hari.[]