News

Hakim Ke Ricky Rizal: Coba Bayangkan Saudara Dibunuh Terus Uangnya Diambil

Hakim Ke Ricky Rizal: Coba Bayangkan Saudara Dibunuh Terus Uangnya Diambil
Terdakwa Ricky Rizal. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Terdakwa Ricky Rizal mengaku telah memindahkan uang Rp200 juta dari rekening atas nama Nofriansyah Yosua Hutabarat ke rekeningnya setelah insiden penembakan. 

Menurut Ricky, uang yang dipindahkan itu merupakan dana operasional keluarga mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, yang dikelola oleh Brigadir J. 

Mendengar kesaksian itu, Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso, sangat menyayangkan tindakan dari Ricky yang tidak hanya membunuh namun juga mencuri uang korban.

baca juga:

"Saudara ini sudah disuruh membunuh, masih disuruh mencuri pun masih saudara lakukan," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

"Siap, saya tidak disuruh membunuh Yang Mulia," jawab Ricky.

 "Iya, kan tadi disuruh membunuh tapi saudara tidak mau kan? Bener kan? Sekarang disuruh mencuri mau," kata Hakim.

"Siap, saya tahu kalau itu uangnya ibu (Putri Candrawathi) juga Yang Mulia," kata Ricky. 

Hakim lalu meminta Ricky untuk membayangkan apabila posisinya sebagai Brigadir J yang uang pribadinya ditransfer ke rekening orang lain.

"Kalau di balik, saudara yang dibunuh terus uang saudara diambil, coba bayangkan. Saudara disuruh ngambil duit seperti itu Rp200 juta, saudara pindahkan, alasannya uang operasional, tahu pemiliknya sudah mati," jelas Hakim.

"Siap Yang Mulia," kata Ricky.

"Saudara lakukan juga kan?" tanya Hakim lagi.

"Siap, ya itu tadi Yang Mulia karena mohon izin karena saya tahu uang milik bapak dan ibu untuk operasional," jawab Ricky.

"Makanya saudara memindahkan itu, apa bukan berarti mencuri? Kan rekening atas nama siapa?" tanya Hakim.

"Atas nama Yosua," kata Ricky.

Hakim kemudian menyinggung dengan pasal pencucian uang. Namun, Ricky mengaku tidak begitu paham dengan pasal tersebut. 

"Saudara tahu unsur pasal pencucian uang?" tanya Hakim.

"Tidak begitu paham," jawab Ricky.

"Ya sudah," pungkas Hakim.