News

Haikal Hassan Buat Polling soal Hilangnya Pendiri NU dari Kamus Sejarah, 88 Persen Setuju Nadiem Diganti

Minta Mendikbud Nadiem Diganti dengan yang lebih senior dan berpengalaman.


Haikal Hassan Buat Polling soal Hilangnya Pendiri NU dari Kamus Sejarah, 88 Persen Setuju Nadiem Diganti
Ustaz Haikal Hassan Baras (Twitter/@haikal_hassan)

AKURAT.CO, Ustaz Haikal Hassan membuat polling mengenai sosok Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.

Hal ini berkaitan dengan ramainya isu hilangnya jejak tokoh pendiri Nahdlatul Ulama Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I.

"Kasus buku sejarah gak cukup untuk ditarik saja. Ini terlalu bahaya buat main-main," sebagaimana dikutip AKURAT.CO dalam akun Twitter @haikal_hassan pada Kamis (22/4/2021).

Haikal Hassan bahkan meminta Presiden RI Joko Widodo untuk melepas Nadiem sebagai Menteri dan menggantikannya dengan yang lebih berpengalaman. 

"Mohon Presiden @jokowi ganti @nadiemmakarim dengan yang senior, bijak, nasionalis religius, pancasilais, paham arti keadilan pendidikan," kata dia.

Dalam polling tersebut ada pilihan setuju, tidak setuju dan tidak peduli. Ada sekitar 88,8 persen yang setuju jika Nadiem diganti, yang tidak setuju ada 6,9 persen. Sementara yang tidak peduli ada 4.3 persen.

Diketahui, Nadiem tegaskan kamus sejarah tersebut disusun tahun 2017, di mana dirinya belum menjabat sebagai Mendikbud.

"Begitu saya mendengar, walaupun terjadi sebelum saya (jabat), maka saya, Kemendikbud langsung mengambil langkah konkrit, menugaskan Ditjen Kebudayaan untuk segera menyelesaikan permasalahan dan melakukan koreksi," kata Nadiem sebagaimana dikutip AKURAT.CO dalam akun Instagram @nadiemmakarim, Rabu (21/4/2021).

Nadiem menegaskan sudah memberikan arahan untuk penyempurnaan kamus yang sempat terhenti dan dilanjutkan dengan secara cermat dan teknis serta lebih memadai masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

"Termasuk NU, pada masyarakat Indonesia, Kemendikbud tidak bermaksud sama sekali untuk menghilangkan sejarah. Kemendikbud memastikan komitmen penghormatan atas nilai-nilai sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh bangsa Kyai Haji Hasyim Asy'ari dan para tokoh lainnya tidak akan pernah berubah," kata dia.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu