Olahraga

Hafiz/Gloria Dituntut Berjuang Maksimal di Singapura Terbuka

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjadja harus berjuang ekstra keras untuk bisa lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.


Hafiz/Gloria Dituntut Berjuang Maksimal di Singapura Terbuka
Pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, saat bertanding di perempat final Thailand Terbuka 2021 di Bangkok, Thailand, Jumat (22/1). (BADMINTON PHOTO/Erika Sawauchi)

AKURAT.CO, Ditundanya Malaysia Terbuka 2021 membuat tim Indonesia langsung mengalihkan fokus ke Singapura Terbuka 2021, terutama bagi Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjadja yang masih harus mengejar peringkat delapan untuk satu tiket Olimpiade Tokyo 2020.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penundaan ini disampaikan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) melalui rilisnya hari Jumat (7/5) sore.

"Federasi Bulutangkis Malaysia (BAM) dan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menyetujui untuk menunda Malaysia Terbuka 2021. Semua upaya dilakukan oleh penyelenggara dan BWF untuk menyediakan lingkungan turnamen yang aman bagi semua peserta, tetapi lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini tidak memberikan pilihan selain menunda turnamen. BWF dapat mengonfirmasi bahwa turnamen yang dijadwalkan ulang tidak akan lagi berlangsung di periode kualifikasi Olimpiade. Tanggal turnamen baru akan dikonfirmasi di kemudian hari."

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky pun mengaku kecewa turnamen Malaysia Terbuka harus ditunda. Praktis, hanya tersisa Singapura Terbuka 2021 bagi Hafiz/Gloria untuk mengumpulkan poin guna bisa lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya berharap Hafiz/Gloria bisa berjuang maksimal, mati-matian di Singapura nanti. Karena hanya di sana kesempatannya. Semoga turnamennya bisa dilaksanakan dan mereka bisa lolos ke Olimpiade," ujar Rionny, sebagaimana dalam rilis yang didapat Akurat.co.

Rionny juga sudah merencanakan pertandingan simulasi sebagai ajang pemanasan menuju pesta akbar olahraga empat tahunan tersebut.

"Tadi saya sampaikan, dengan tersisa satu turnamen sebelum Olimpiade, maka sebenarnya tidak cukup untuk turnamen pemanasan. Maka dari itu saya akan mengadakan pertandingan simulasi setiap sektor sebagai ajang uji coba. Termasuk nanti rencananya tim Olimpiade akan menjalani karantina di pelatnas dengan latihan yang terpisah," tutupnya.[]

Hendra Mujiraharja

https://akurat.co