Rahmah

Hadiri Muhasabah Akhir Tahun MUI, Wamenag Sebut 2022 Jadi Tahun Toleransi

Hadiri Muhasabah Akhir Tahun MUI, Wamenag Sebut 2022 Jadi Tahun Toleransi
Wamenag Zainut Tauhid (YouTube OFFICIAL MUITV)

AKURAT.CO Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid mengajak masyarakat untuk membangun sikap toleransi beragama. Menurutnya, dengan cara menguatkan semangat toleransi, maka akan terwujud nilai persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat.

Wamenag juga mengungkapkan setelah melakukan beberapa proses penguatan moderasi beragama dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah akan mencanangkan tahun 2022 sebagai tahun toleransi. Hal tersebut bertujuan untuk merajut kembali semangat toleransi dan persaudaraan.

"Tahun 2022 akan menjadi momentum bangkitnya kembali semangat toleransi dan persaudaraan dalam merawat persatuan di tengah keberagaman," ungkap Wamenag dalam acara Muhasabah dan Istighosah Kubro Akhir Tahun 2021 Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (30/12/2021) malam.

baca juga:

Menurut Wamenag, kebinekaan Indonesia adalah anugerah yang Maha Kuasa yang harus masyarakat syukuri. Bahwa Yang Maha Kuasa telah memberikan kepada kita semua keanekaragaman yang begitu indah. Sebagai nenek moyang Indonesia juga telah mewariskan sikap  toleransi dan tasammuh saling menghormati di tengah kebinekaan masyarakat Indonesia.

Sehingga, lanjut Wamenag mengatakan, keragaman adalah kekayaan dan kekuatan yang sudah seharusnya masyarakat semua untuk menguatkan sikap toleransi.

Lebih lanjut, di momentum akhir tahun 2021 ini, Wamenag mengajak masyarakat untuk salah merawat persatuan dan persaudaraan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menebar nilai toleransi agar Indonesia menjadi barometer kerukunan umat beragama di dunia.

"Mari terus merawat persatuan dan persaudaraan sebagaimana diajarkan oleh para pendahulu bangsa. Mari kita perkuat kebangsaan, tebar semangat toleransi dan jadikan Indonesia sebagai barometer kerukunan umat beragama di dunia," terang Wamenag.

"Mari kita mulai dengan mensukseskan pencanangan tahun 2022 sebagai tahun toleransi," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, acar Muhasabah dan Istighosah Kubro Akhir Tahun 2021 Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dihadiri oleh beberapa ulama Nusantara seperti Ketu Umum Majelis Ulama Indonesia KH Miftachul Akhyar, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid, KH M Cholil Nafis, KH Arif Fahrudin, KH Ahmad Zubaidi, Habib Nabiel Al Musawa, KH Nasaruddin Umar, Ustaz Adi Hidayat, dan Ustaz Habiburrahman El Shirazy. []