News

Hadapi Varian Baru dan Potensi Lonjakan Covid-19 Akhir Tahun, Pemda DIY Reaktivasi Selter

Terlebih, kini varian Omicron mulai dilaporkan merebak di berbagai negara.

Hadapi Varian Baru dan Potensi Lonjakan Covid-19 Akhir Tahun, Pemda DIY Reaktivasi Selter
Ilustrasi shelter isolasi pasien covid-19 (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menghadapi segala potensi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Mereka yang tak ingin kembali kecolongan pun akhirnya melakukan berbagai persiapan.

Terlebih, kini varian Omicron mulai dilaporkan merebak di berbagai negara.

"Meski Yogya (DIY) tidak menjadi tempat penurunan langsung wisatawan atau pekerja migran, kami sangat mewaspadai jangan sampai varian itu masuk. Terlebih sekarang mendekati libur Nataru," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Rabu (1/12/2021).

baca juga:

Kata Aji, pihaknya juga akan kembali mengaktifkan shelter isolasi terpadu pasien Covid-19 yang dikelola Pemda DIY. "Seperti UGM, UNY, BBWSO juga kami aktifkan," sambungnya.

Pemda, tak lupa menginstruksikan rumah sakit rujukan se-DIY agar tak mengabaikan alarm tanda waspada ini.

RSUP Dr. Sardjito sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama penanganan Covid-19 di DIY sementara mendedikasikan 492 tempat tidurnya untuk para pasien Corona. Terdiri dari ruang intensif 188 unit dan sisanya ruang isolasi rawat inap. 

"Tak hanya ranjang isolasi yang sudah siap, tapi juga seluruh ranjang yang memang sejak awal kami dedikasikan untuk penanganan Covid-19 tidak kami alihkan untuk merawat lainnya meski saat ini yang dirawat kosong," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan.

Lanjut Banu, Kementerian PUPR juga telah membangun ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU) di RSUP Sardjito dengan memanfaatkan lahan di lantai 3 Gedung Parkir. Ada 200 ruangan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

"Pasokan oksigen juga sudah menggunakan kapasitas baru, kami sudah mengoperasikan dua unit isotank yang menampung 20 ton oksigen liquid," tandasnya. []